LUWURAYA.COM — Anggota DPRD Luwu Timur, Wahidin Wahid, meminta bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) senilai Rp3,37 miliar dikelola secara terbuka agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh anggota kelompok tani.
Wahidin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penyerahan bantuan kepada Kelompok Tani GK Karya Panca Bhakti di Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur, Kamis (1/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dan dirangkaikan dengan syukuran kelompok tani.
Alsintan yang disalurkan terdiri atas lima handtractor, dua combine harvester, dua traktor roda empat, dan satu vertical dryer. Dukungan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu petani mengolah lahan lebih cepat sekaligus menekan biaya produksi.
Wahidin Tekankan Pemanfaatan Bersama
Menurut Wahidin, Alsintan yang diterima kelompok tani tidak semestinya dipandang hanya sebagai bantuan pemerintah. Sarana tersebut merupakan fasilitas bersama yang perlu dijaga dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
Karena itu, ia menilai pengelolaan alat perlu dilakukan secara terbuka agar seluruh anggota kelompok tani memiliki kesempatan memperoleh manfaat sesuai kebutuhan.
Pandangan tersebut sejalan dengan pesan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang meminta kelompok tani tidak membiarkan Alsintan dikuasai pihak tertentu.
Irwan juga meminta akses penggunaan alat diatur berdasarkan kebutuhan dan jadwal yang disepakati bersama. Perawatan mesin turut menjadi perhatian agar Alsintan tetap berfungsi dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Bagi petani, keberadaan alat tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pekerjaan sekaligus mendukung peningkatan hasil produksi.
Wahidin juga menilai penguatan sektor pertanian membutuhkan kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, penyuluh, dan kelompok tani.
Selanjutnya, Pemkab Luwu Timur akan menggelar Tudang Sipulung bersama petani dan penyuluh di Mahalona. Forum tersebut akan menjadi ruang untuk membahas persoalan pertanian sekaligus mencari langkah peningkatan produksi dan produktivitas.
Dengan demikian, Wahidin berharap penyaluran Alsintan tidak berhenti pada penyerahan alat, tetapi diikuti pengelolaan, pemanfaatan, dan pendampingan yang baik di tingkat kelompok tani.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

