LUWURAYA.COM — Warga mengamankan seorang pria berinisial Y (45) setelah diduga melakukan pencabulan terhadap seorang anak berusia 13 tahun di Jalan Andi Mappanyompa, Kelurahan Luminda, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Rabu (9/9/2026).
Pria tersebut kemudian diamankan personel Polres Palopo untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.
Berdasarkan informasi kepolisian, kejadian bermula ketika anak tersebut keluar rumah untuk mentransfer uang. Y kemudian mengikuti anak tersebut.
Meski berupaya menghindar, Y disebut tetap mengikuti hingga kembali mendekati anak tersebut. Saat itu, Y diduga mempertontonkan alat kelaminnya.
Anak tersebut kemudian berlari meninggalkan lokasi.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu selanjutnya mengamankan Y. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada kepolisian.
Pamapta III SPK Polres Palopo IPDA Windy bersama piket fungsi mendatangi lokasi dan mengamankan Y guna mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.
Y kemudian dibawa ke Mako Polres Palopo untuk menjalani proses lebih lanjut.
Polisi Cek Kondisi Korban
Polres Palopo menyebut ada informasi sementara mengenai dugaan gangguan mental atau kejiwaan yang dialami Y.
Warga juga menyebut Y beberapa kali menimbulkan gangguan di sekitar lokasi.
Namun, kondisi tersebut belum dinyatakan sebagai hasil pemeriksaan medis atau diagnosis. Polres Palopo berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemerintah Kota Palopo untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi Y.
Kasi Humas Polres Palopo AKP Marsuki mengatakan, pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.
“Pelaku telah kami amankan untuk mencegah terjadinya main hakim sendiri. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan kondisi pelaku, sementara penanganan perkara tetap dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Marsuki.
Polres Palopo mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.
Polisi juga masih melakukan penanganan terhadap perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

