Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » 25 PPL Lutra Terima Paket Kreatif Penyuluh
Ekonomi

25 PPL Lutra Terima Paket Kreatif Penyuluh

Asdhar
Asdhar
22 Maret 2015
Share
3 Min Read
SHARE

Sebanyak 25 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) asal Kabupaten Luwu Utara menerima program pengentasan pelaku utama miskin melalui kegiatan paket kreatif penyuluh tahun 2015. Selain Lutra, Kabupaten Luwu juga mendapatkan quota yang sama. Jelas ini merupakan anugerah tersendiri bagi dua daerah bersaudara tersebut.

Ada beberapa program penanggulangan kemiskinan yang tengah dicanangkan Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla, salah satunya adalah program Paket Kreatif Penyuluh, di mana setiap PPL diwajibkan mendampingi dan membina masing-masing enam KK miskin di wilayah binaannya.

Kepala BKP3 Lutra, Marthina yang ditemui di Makassar kemarin membenarkan jumlah PPL-nya yang mendapat paket kreatif penyuluh tersebut. “Ya, benar. Luwu Utara dapat paket kreatif 25 PPL. Kita yang terbanyak dapat bersama dengan Luwu. Dengan adanya paket kreatif ini, saya menghimbau kepada PPL saya untuk betul-betul melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik,” ujar Marthina.

Baca Juga

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal
Harga Gabah Rp7.000 per Kg, DPRD Luwu Timur Minta Dijaga Stabil

Dia mengatakan, kegiatan paket kreatif ini adalah salah satu metode penyuluhan di mana PPL dan pelaku utama miskin secara bersama-sama melakukan usaha tani sesuai rencana usaha masing-masing. Menurut Marthina, kegiatan semacam ini sifatnya simbiosis mutualisme.

Artinya, masing-masing PPL dan petani miskin dapat menerima output dari kegiatan tersebut. PPL dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilannya, sementara petani miskin bisa sedikit lebih sejahtera dibanding sebelumnya dengan melalui pendekatan kreatifitas yang dilakukan PPL.

“Kegiatan ini adalah salah satu metode penyuluhan di mana PPL dan Petani miskin melakukan usaha secara bersama, sehingga saya simpulkan bahwa kegiatan ini bersifat simbiosis mutualisme. Kapasitas PPL terasah dengan baik, dan petani miskin kita bisa menjadi sedikit lebih sejahtera dibanding sebelumnya dengan melalui sentuhan kreatifitas PPL kita,” terang Marthina.

Sementara itu, dalam acara Sosialisasi Kegiatan Paket Kreatif Penyuluh di Asrama Haji Sudiang Makassar pada Kamis kemarin, 300 PPL se-Sulsel penerima paket kreatif hadir dan mengikuti seluruh materi sosialisasi yang diberikan oleh Bakorluh Sulsel, Komisi Penyuluhan Sulsel, BAPPEDA Sulsel, BPKD Sulsel, BPS Sulsel, Inspektorat Sulsel, BPTP Sulsel dan beberapa pemateri dari Balai Litbang lainnya.

Kepala Bakorluh Sulsel, Firdaus Hasan mengatakan bahwa paket kreatif penyuluh adalah sebuah kegiatan percontohan dalam rangka pengentasan kemiskinan yang dilakukan PPL sekreatif mungkin kepada petani miskin. Sama yang diutarakan Kepala BKP3 Lutra sebelumnya bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pendekatan penyuluhan kepada pelaku petani miskin di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan.

Kegiatan ini sifatnya percontohan saja tetapi output-nya diharapkan bisa maksimal terhadap pengentasan kemiskinan. Makanya kita namakan paket kreatif. Meski bantuannya termasuk kecil, tetapi dengan kreatifitas PPL-nya diharapkan petani miskin dapat produktif dalam usaha taninya ke depan.

“Nah, harapan kami ke depan, kegiatan percontohan ini bisa menjadi pemicu atau pendorong guna menumbuhkembangkan semangat dalam berusaha tani bagi pelaku utama sektor pertanian, perikanan dan kehutanan untuk bisa produktif dalam upaya peningkatan pencapaian kesejahteraannya,” pungkas Firdaus.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Tidak Tersedia Penampungan, Warga Memilih Buang Sampah di Drainase
Next Article Terkait Lahan Transmigrasi, Polisi Minta Pemda Lakukan Penggusuran
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
Metro

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji

4 Mei 2026
Pendidikan

Keren! SMPN 1 Mangkutana Jadi Sekolah Terbaik 2 Rapor Pendidikan di Luwu Timur

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?