33 Desa Percontohan Pandu Juara Ditarget Berproduksi pada Akhir 2026

Asdhar
3 Min Read
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memimpin langsung Rapat Koordinasi Progres Pelaksanaan Program Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera (Pandu Juara) Tahun 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Bupati (Sumber: Dinas Kominfo SP Luwu Timur)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Program Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera (Pandu Juara) memasuki fase pembuktian. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menargetkan 33 desa percontohan sudah mampu menghasilkan produk berbasis potensi lokal pada akhir 2026 sebagai tolok ukur keberhasilan tahap awal program tersebut.

Target itu ditegaskan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat memimpin Rapat Koordinasi Progres Pelaksanaan Program Pandu Juara Tahun 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Bupati, Selasa (14/7/2026) malam.

Menurut Irwan, program yang menggunakan pendekatan pengembangan ekosistem bisnis desa tersebut harus mulai menunjukkan hasil nyata sebelum diperluas ke tahap berikutnya.

“Yang terpenting di akhir tahun ini harus bisa berproduksi, ada hasil yang terlihat agar di tahun 2027 dapat membuahkan hasil. Saya juga minta kepada instansi terkait untuk proaktif melaksanakan program ini,” tegas Irwan.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat mempercepat penyelesaian tugas sesuai bidang masing-masing agar target tersebut dapat tercapai tepat waktu.

Fokus Bangun Ekosistem Usaha Desa

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penyamaan langkah seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam pelaksanaan Pandu Juara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Luwu Timur, Awaluddin Anwar, menjelaskan setiap instansi telah memperoleh tugas sesuai kewenangannya untuk mendukung percepatan program.

Dinas Pertanian, misalnya, menyiapkan perbandingan harga serta kebutuhan mesin pengolahan kakao. Sementara itu, Dinas Perikanan menyusun data kebutuhan mesin dan peralatan sektor perikanan. Di sisi lain, Unit Layanan Pengadaan (ULP) mendampingi penyusunan dokumen pengadaan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Awaluddin, koordinasi tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan berjalan serempak sehingga desa-desa percontohan dapat segera memasuki fase produksi.

BUMDesma dan Kemitraan dengan Bulog Disiapkan

Selain membahas kesiapan produksi, rapat juga menyoroti percepatan pembentukan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) sebagai kelembagaan yang akan mendukung pengelolaan usaha di desa.

Pemerintah daerah juga mulai menjajaki kerja sama dengan Bulog Wilayah Palopo melalui rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Langkah tersebut diharapkan membuka peluang kemitraan sekaligus memperkuat pemasaran hasil produksi desa.

Sebelum menutup rapat, Bupati Irwan kembali mengingatkan seluruh perangkat daerah agar segera menindaklanjuti hasil pembahasan dan memastikan perkembangan Program Pandu Juara sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan pada pekan depan.

Program Pandu Juara merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang mengembangkan ekosistem bisnis desa berbasis potensi lokal melalui 33 desa percontohan. Hasil pelaksanaan pada desa-desa tersebut diharapkan menjadi model pengembangan sebelum program diperluas ke desa lainnya.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser