Seorang warga ditemukan tewas di rumah salah seorang dukun beranak di Jl Cakalang, kota Palopo sekitar pukul 17.00 wita sore tadi.
Korban yang belum diketahui identitasnya ini diduga merupakan korban aborsi dari dukun beranak itu.
Kapolres Palopo, AKBP Muhammad Guntur yang dikonfirmasi membenarkan adanya korban tewas di Jl Cakalang itu. “Iya, korban tewas di rumah dukun,” ujar Guntur saat dikonfirmasi.
Menurutnya, saat ini dukun beranak sudah diamankan ke Mapolres Palopo, sementara korban dibawa ke RSUD Sawerigading untuk dilakukan visum. “Dukun sudah kami amankan, sementara mayat kami lakukan visum di rumah sakit,” ungkapnya.
Informasi yang dihimpun, korban merupakan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Palopo, dan akan segera mengikuti wisuda.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

