Bayi Berkepala Dua di Luwu Meninggal Dunia Usai Dilahirkan

Asdhar
2 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Bayi perempuan berkepala dua yang lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru, Belopa, dilaporkan meninggal dunia. Putri dari pasangan Sampe dan Yuli ini sempat bertahan hidup sehari, dan dirawat dalam incubator, sebelum dinyatakan meninggal dunia, Rabu (3/2/16) kemarin.

Informasi yang dihimpun, bayi berkepala dua ini dilahirkan prematur, yakni lahir saat usia kandungan baru delapan bulan. Kondisi kepala bayi tersebut juga berdempet atau saling menempel satu dengan lainnya.

Kesedihan terpancar jelas di wajah Yuli yang masih terbaring lemah di ruang pewaratan RSUD Batara Guru. Dia mengaku tidak mengetahui penyakit yang menyebabkan putri keduanya itu meninggal dunia. “Saya hanya sempat memeluk bayi saya yang sudah meninggal sebelum dibawa pulang untuk dikuburkan,” ungkapnya.

Kesedihan atas kehilangan putrinya itu tidak sampai disitu saja. Pasalnya, Yuli dan Sampe juga harus bingung melunasi tagihan biaya persalinan rumah sakit yang jumlahnya mencapai Rp20 juta.

Yuli mengaku baik dirinya maupun sang suami tidak memiliki asuransi apapun yang bisa membantu membiayai ongkos rumah sakit. “Saya juga tidak punya BPJS, keluarga baru mengurusnya saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Batara Guru, Suharkimin tidak berhasil dikonfirmasi terkait adanya kejadian ini. Saat didatangi, ruang kerjanya dalam kondisi tertutup rapat. Tidak hanya Suharkimin yang bungkam, sejumlah perawat dan dokter yang sedang bertugas jaga juga enggan memberikan keterangan soal meninggalnya bayi malang itu.

 

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser