Belum Beroperasi, PT BMS Sudah Disoroti

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWU – PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) akan membangun jaringan listrik bertengangan tinggi (SUTET) di Luwu, Sulawesi Selatan. Bentangan kabelnya, akan melintasi hutan lindung dan permukiman penduduk di Kecamatan Bua.

Meski pembangunan sutetnya belum dimulai, sejumlah persoalan mulai muncul. Diantaranya adanya kekhawatiran dampak dari radiasi Sutet tersebut, hingga kawasan hutan lindung. Ketua Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL) Luwu, Ismail Ishak, mendesak DPRD Luwu, melakukan hearing terhadap manajemen PT BMS.

“Hanya mengantongi IMB, sementara izin usaha tidak ada, belum lagi perambahan kawasan hutan lindung. Masalah ini perlu disikapi DPRD selaku perwakilan kita di parlemen,” kata Ismail Ishak, Kamis 8 November.

PT BMS juga disebut sudah memasang patok, untuk pendirian tower Sutet. Patok yang dibuat berada di kawasan hutan desa dan hutan lindung, serta melintasi permukiman pendudukan di beberapa desa di Kecamatan Bua.

“Sudah melakukan eksplorasi, tapi kami menduga belum ada izin dari Kementrian Kehutanan, ini fatal,” katanya.

Sementara manajemen PT BMS, belum berhasil dikonfirmasi.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser