Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK yang sedang ditingkatkan di Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, menjadi perbincangan hangat setelah sebuah video yang beredar di media sosial awal Januari 2025 menunjukkan kerusakan di lokasi proyek. Kerusakan tersebut diduga diakibatkan oleh luapan air sungai di wilayah tersebut.
Proyek ini dikerjakan oleh PT Putra Latemmamala, perusahaan yang beralamat di Jalan Daeng Ramang, Perumahan Gelora Baddoka, Sulawesi Selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai kontrak proyek ini mencapai Rp4.924.263.741,39 dan menggunakan anggaran dari APBD Luwu Timur Tahun Anggaran 2024.
Menanggapi kejadian ini, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Luwu Timur segera mengambil langkah untuk menyelidiki lebih lanjut. Kanit Tipikor, Ipda Sudarmin, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek untuk memastikan kebenaran laporan masyarakat.
“Kami berencana mengecek lokasi guna mencari tahu penyebab kerusakan pipa proyek ini,” kata Ipda Sudarmin pada Minggu (5/1/25).
Kerusakan yang terjadi ini telah memicu perhatian publik, mengingat nilai proyek yang cukup besar dan sumber dana yang berasal dari anggaran daerah. Masyarakat pun mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek yang menjadi salah satu prioritas pembangunan di daerah tersebut.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

