Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Bupati Lutim Tepis Isu Sewa Murah Lahan IHIP, Tegaskan Penilaian Appraisal Independen
Ekonomi

Bupati Lutim Tepis Isu Sewa Murah Lahan IHIP, Tegaskan Penilaian Appraisal Independen

Asdhar
Asdhar
13 November 2025
Share
3 Min Read
SHARE

Isu mengenai dugaan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sengaja memberikan tarif sewa lahan yang murah kepada PT Indonesia Huali Industry Park (IHIP) terus bergulir di tengah masyarakat, khususnya di Desa Harapan, Kecamatan Malili.

Sejumlah warga membandingkan nilai sewa lahan kompensasi Pemkab dengan harga sewa lahan milik warga kepada perusahaan telekomunikasi, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya “kejanggalan” dalam MOU dengan PT IHIP.

Isu tersebut mencuat setelah informasi bahwa Pemkab Luwu Timur menyewakan lahan seluas 394,5 hektare kepada PT IHIP dengan nilai Rp 4,45 miliar untuk lima tahun, atau sekitar Rp 889 juta per tahun. Jika dirinci, tarifnya setara dengan Rp 2,2 juta per hektare per tahun, atau sekitar Rp 226 per meter per tahun.

Baca Juga

Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal
Harga Gabah Rp7.000 per Kg, DPRD Luwu Timur Minta Dijaga Stabil

Sebagian pihak kemudian membandingkan angka ini dengan sewa lahan warga kepada operator telekomunikasi yang mencapai Rp 80 juta untuk 20 tahun di atas lahan 25 x 25 meter, yang setara dengan Rp 6.400 per meter per tahun. Perbandingan inilah yang memicu anggapan bahwa tarif sewa lahan Pemkab terlalu murah.

Menanggapi isu yang berkembang, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam memberikan penjelasan resmi. Ia menegaskan bahwa tuduhan pemerintah memberikan “sewa murah” tidak berdasar dan perlu diluruskan agar masyarakat tidak terjebak perbandingan yang keliru.

Irwan menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan menentukan tarif secara subjektif. Penetapan nilai sewa lahan hanya boleh dilakukan berdasarkan hasil kajian profesional dan regulasi pengelolaan aset pemerintah.

“Jangankan dibayarkan. Kalau hanya mengikuti kemauan pribadi saya, menggratiskan pun lahan pemda ke investor bisa saja saya lakukan demi membuka pintu investasi. Tapi pemerintah ini tidak boleh berjalan pakai selera pribadi. Kita terikat aturan,” ucapnya saat menutup kegiatan bimbingan teknis Pengembangan Kompetensi Jurnalis Media Partner di Kapal Pinisi Kita Makassar, Rabu (12/11/2025).

Untuk itu, Pemkab Luwu Timur menunjuk tim appraisal independen guna menentukan Nilai Sewa Lahan (NSL) secara objektif, profesional, dan sesuai standar penilaian aset pemerintah.

“Bukan saya yang tentukan nilainya. Saya minta appraisal independen. Berapa pun hasil mereka, itu yang masuk dalam kontrak. Tidak ada alasan untuk mengubah, apalagi memainkan angka,” tegas Irwan.

Irwan menambahkan bahwa perbandingan antara lahan HPL Pemkab dengan lahan pribadi masyarakat tidak dapat disamakan karena rezim hukum, fungsi lahan, dan mekanisme penilaiannya berbeda sama sekali.

Selain itu, ia menilai kehadiran kawasan industri IHIP sebagai salah satu bagian dari pembangunan strategis di Luwu Timur akan memberikan multiplier effect besar bagi masyarakat — mulai dari lapangan kerja baru, peningkatan ekonomi lokal, hingga tumbuhnya sektor-sektor pendukung industri.

Irwan juga menegaskan bahwa langkah Pemkab Lutim telah sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang meminta para kepala daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Kami mendukung arahan Presiden. Pemerintah daerah diminta mempercepat PSN demi kepentingan masyarakat. Jadi semua proses yang kami lakukan mengikuti aturan dan kebijakan nasional,” tutupnya.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bencana Pomalaa, PT Vale Salurkan Bantuan dan Turunkan Tim Darurat
Pasca Solar Subsidi SPBU Lutim Viral, Pertamina Temukan Kejanggalan Volume Pengisian
Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan
Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia
Luwu Timur Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Deep Learning
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Propemperda 2026 Diserahkan, Sekwan Baru DPRD Lutim Langsung Hadapi Agenda Padat
Next Article Pemkab Lutim dan ITS Bahas Peluang Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026
Video

Lada Luwu Timur: ‘Emas Hitam dari Timur’ yang Mendunia

Lada Luwu Timur, khususnya varietas unggulan Malonan 1, dikenal memiliki kualitas tinggi…

4 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Pendidikan

UIN Palopo Tambah Tiga Guru Besar, Total Kini 12 Profesor

4 Mei 2026
Metro

Andi Rahim Targetkan Penyelesaian Bantuan Rumah Terdampak Bencana Tuntas Juni 2026

4 Mei 2026
Pendidikan

Peringatan Hardiknas 2026 di Palopo Soroti Pentingnya Peran Semua Elemen

4 Mei 2026
Metro

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji

4 Mei 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?