Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » DBD Meningkat, DPRD Pertanyakan Tanggap Darurat Dinkes Lutra
News

DBD Meningkat, DPRD Pertanyakan Tanggap Darurat Dinkes Lutra

Asdhar
Asdhar
8 April 2013
Share
3 Min Read
SHARE

Anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara menyatakan antisipasi dini pihak Dinas Kesehatan Pemkab Luwu Utara terkait persoalan demam berdarah dengue (DBD) masih kurang. Pasalnya, Dinkes Lutra kecolongan lantaran pada tahun 2012 terdapat sebanyak 110 kasus 9 diantaranya meninggal dunia, dan ditahun 2013 terhitung Januari hingga Februari 42 kasus, dua meninggal dunia akibat DBD.

“Banyak yang mengeluhkan soal penanganan kasus DBD. Selama ini tanggap darurat bagaimana kok bisa sampai kecolongan di tahun 2013 ini sudah dua orang meninggal. Padahal di tahun 2012 lalu 9 orang yang meninggal karena DBD. Seharusnya kejadian tahun lalu jadi pelajaran dan ditahun ini bisa di antisipasi sejak dini,” kata Anggota DPRD Lutra, Hamka Muslimin, Senin (8/4/13).

Menurutnya semestinya puskesmas bisa mengambil tindakan sedini mungkin. Dia menilai birokrasi penanganan masalah kesehatan terutama bagi masyarakat penerima layanan kesehatan baik dari Puskesmas maupun dari RSUD Andi Jemma Masamba masih bertele-tele.

Baca Juga

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman
Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

Hamka menuturkan dirinya pernah mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada masyarakat yang terkena DBD dan sudah membawa bukti laboratorium. Namun, lanjutnya, saat di puskesmas tak dilayani sesegera mungkin.

“Jangan terlalu birokrasi bertele-tele. Ada masyarakat yang membawa laporan terkena DBD tetapi tidak mendapat penanganan secepatnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hamka menuturkan DBD merupakan siklus tahunan yang bisa diantisipasi sedini mungkin.

“Apalagi ini siklus tahunan. Semestinya sebelum memasuki siklus tersebut sudah diambil tindakan,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara, Dr Hj Nurhusnah ketika dikonfirmasi membenarkan jumlah warga yang terserang DBD meningkat dari hari-hari kehari. “Selama kurun waktu Januari 2013 ini, tercatat kasus DBD yang menimpa masyarakat 42 orang, dua diantaranya meninggal,” kata Nurhusnah.

Menurutnya pihak Dinkes Lutra mengoptimalkan untuk fokus memberantas penyakit deman berdarah yang dari tahun ketahun bertambah jumlah penderitanya. Keseriusan Dinkes ditandai dengan melakukan lounching Gerakan Serentak (Gertak) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD pada bulan Februari lalu.

“Saat ini tindakan yang kita lakukan harus luar biasa, tidak bisa biasa biasa saja. Gertak PSN DBD ini lahir dari akibat semakin meningkatnya kasus DBD yang melanda Luwu Utara, karena itu Dinas Kesehatan mencoba memberikan kesadaran ke pada masyarakat akan bahaya DBD dan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memperhatikan lingkungannya agar dapat menjaga kebersihan,” ujarnya.

Arief Abadi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Golkar Minta 208 Tenaga Upah Jasa di Luwu Timur Diakomodir Jadi PPPK Paruh Waktu
DPRD Luwu Timur Dorong Dialog Terbuka antara PT Vale dan Komunitas Petani Lada di Blok Tanamalia
Enam Tuntutan Honorer Palopo: Kejelasan Status PPPK Jadi Prioritas
Bahas RPJMD, DPRD Luwu Undang Pata-Dhevy Paparkan 24 Program Prioritas
Tugiat: Ibas Sosok Yang Peduli Pendidikan dan Pertanian, Sudah Terbukti!
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Longsor di Battang, Akses Jalan Palopo-Toraja Terputus
Next Article Banjir Genangi Kota Palopo
Pendidikan

Duta Genre Luwu Timur 2025, Revalina: Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman

Revalina, Duta Genre Luwu Timur 2025, ungkap peran SMPN 2 Malili dalam…

6 Mei 2026
Metro

Imunisasi Anak Masih Jadi Sorotan, PKK Luwu Timur Ikut Evaluasi Program Zero Dose di Gowa

PKK Luwu Timur ikut evaluasi imunisasi Zero Dose di Sulsel. Meski capaian…

6 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

DPRD Luwu Timur

PLTMH, Silo Dryer, dan Stadion Menjadi Rekomendasi Penting DPRD

21 April 2015
DPRD Luwu Timur

Amran Syam: Apa Kerja Dinas Kehutanan Selama Ini?

10 Maret 2015
News

Ratusan Pelajar Berkunjung di DPRD Lutra

25 November 2014
News

DPRD dan Pemda Lutra Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS

21 November 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?