Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Di Palopo, Harga Kedelai Mulai Naik
Ekonomi

Di Palopo, Harga Kedelai Mulai Naik

Asdhar
Asdhar
5 Oktober 2012
Share
2 Min Read
SHARE

Harga Kedelai di Pasar Niaga Palopo (PNP) dan Pasar Andi Tadda terus mengalami lonjakan harga. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Palopo Nurpati mengungkapkan bahwa saat ini harga kedelai di Palopo tembus hingga Rp11ribu.

“Harga Kedelai untuk jenis lokal Rp10ribu yang sebelumnya Rp8ribu, dan Kedelai Impor Rp11ribu yang sebelumnya Rp10ribu,”jelasnya.

Kondisi harga kedelai yang tinggi dikarenakan umumnya pedagang kedelai di Palopo mendatangkan dari luar sehingga harganya jauh lebih tinggi dari daerah lainnya di Sulawesi-Selatan.

Baca Juga

Permenaker Baru Batasi Outsourcing, PT Vale Evaluasi Dampak ke Operasional
Sepanjang 2025, PT Vale Catat Nol Kecelakaan Kerja Fatal

“Kedelai di pasaran Palopo hanya didatangkan dari luar sehingga harganya tinggi, apalagi beberapa hari ini perdagangan Kedelai secara nasional memang mengalami kenaikan,”katanya.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Badan Ketahanan Pangan Palopo Yustinus Tandiayu saat dikonfirmasi membenarkan jika Kedelai di Palopo didatangkan oleh pedagang dari luar karena petani di kota Palopo lebih memilih jenis tanaman lain ketimbang Kedelai.

“Petani di Palopo belum menjadikan Kedelai sebagai komoditas Primadona karena harganya terhitung murah sehingga laba petani tidak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan,” tutur Yustinus.

Selain itu, menurutnya kondisi lahan untuk Kedelai di Palopo kurang cocok karena bulir Kedelai yang dihasilkan tidak maksimal.

“Biasanya kalau ditanam kelihatan subur, banyak daun tetapi buah atau bulirnya kecil,sehingga petani lebih memilih jenis tanaman lain yang lebih produktif, selain itu keadaan musim yang tidak menentu membuat Kedelai produksinya menurun pula,”paparnya.

Menyinggung tentang penimbunan Kedelai oleh pedagang, dirinya mengatakan jika tidak ada yang melakukan penimbunan. (b)

Amran Amir

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Palopo Berangkatkan 22 Jamaah Calon Haji
Pj Sekda Palopo Ingatkan TPP ASN Bisa Terdampak Jika Target PAD tak Tercapai
Sekda Sebut Kondisi Fiskal Palopo Tidak Baik-Baik Saja
Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo
Tambang Emas Latimojong: Antara Harapan Ekonomi dan Ancaman Lingkungan
Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article 14 Kelompok Ikut Lomba Paduan Suara dan Lagu Rohani
Next Article Harga Lada di Luwu Juga Ikut Turun 20 Persen
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pendidikan

Siswa Luwu Timur Nur Aqila Ikut Bintang Sobat SMP 2026, Siap Bersaing Skala Nasional

Siswa Luwu Timur, Nur Aqila, ikut seleksi Bintang Sobat SMP 2026 dan…

5 Mei 2026
Metro

Bupati Luwu Timur Tinjau RSUD, Soroti Antrean Pasien dan Percepat Pelayanan Kesehatan

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati meninjau fasilitas kesehatan…

5 Mei 2026

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

BMKG Prediksi Cuaca Mudik di Luwu Raya Didominasi Hujan Ringan

14 Maret 2026
Metro

Pemkab Luwu Utara Anggarkan Rp21,6 Miliar untuk Program JKN PBPU 2026

13 Maret 2026
Pendidikan

Mahasiswa IAIN Palopo Akan Dilibatkan Sebagai Mitra Pendataan Statistik Daerah

13 Maret 2026
Ekonomi

PT Vale Gelar Media Training untuk Perkuat Pemberitaan Isu Pertambangan

28 Januari 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?