Dipicu Game Online, Bom Papporo Pecah di Lorong Popong Palopo

Asdhar
2 Min Read
Sejumlah pemuda diamankan akibat terlihat tawuran antar kampung di Larong Popong Palopo (Sumber: TBN Palopo)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Aksi kriminalitas jalanan yang melibatkan dua kelompok remaja tanggung mendadak pecah dan meneror ketenangan warga di kawasan pemukiman padat.

Peristiwa penyerangan bersenjata tersebut berlokasi di Lorong Popong, Kelurahan Mawa, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, Kamis malam (28/5/2026).

Informasi yang dihimpun, situasi mendadak tegang setelah terdengar dua kali suara ledakan keras yang diduga kuat berasal dari senjata rakitan jenis papporo.

Rombongan penyerang berjumlah sekitar 10 orang menggunakan lima sepeda motor berasal dari Jalan Juanda, Kelurahan Murante.

Kedatangan pelaku secara tiba-tiba langsung memicu amarah pemuda setempat yang spontan melakukan pengejaran hingga para penyerang lari kocar-kacir.

Awalnya, warga menduga adanya konflik agraria atau dendam lama antar-kampung yang melatarbelakangi kejadian.

Melalui keterangan Ketua RT 04, Rahmat, motif penyerangan ternyata dipicu oleh persoalan yang tergolong sangat sepele, yakni kalah dalam permainan game online.

Selain itu, aksi nekat ini merupakan balasan atas penganiayaan sehari sebelumnya di wilayah Balandai.

Personel Polsek Wara Selatan yang tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WITA langsung mengamankan situasi sekitar.

Selanjutnya, polisi berhasil menciduk belasan remaja dari kedua kubu, di mana dua pelajar SMP asal Jalan Juanda dan delapan anak di bawah umur asal Lorong Popong langsung digelandang ke mapolres.

Polisi Kedepankan Pendekatan Hukum Perlindungan Anak

Mengingat mayoritas pelaku yang diamankan masih berstatus pelajar aktif, pihak kepolisian menerapkan perlakuan khusus dalam proses penyidikan.

Seluruh terduga pelaku kini diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Palopo untuk pemeriksaan lanjutan.

Kapolsek Wara Selatan, IPTU Yusran Sa’buran, menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan anak.

Pihak kepolisian kini gencar melakukan mediasi guna mencegah konflik lanjutan berkembang menjadi perang kelompok yang lebih meluas.

“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu liar di lapangan. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Yusran.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser