LUWURAYA.COM — Anggota DPRD Luwu Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV menyerap aspirasi masyarakat Kecamatan Tomoni dan Tomoni Timur sebagai bahan pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Penyerapan aspirasi berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Tomoni Timur, Selasa (1/9/2026). Forum tersebut mempertemukan anggota DPRD dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepala sekolah, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Lima anggota DPRD Dapil IV yang hadir yakni Wahidin, Sukasman, Ambrosius Boraallo, Dwi Heryanto, dan Suwati.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi pemerintah Kecamatan Tomoni Timur dan Kecamatan Tomoni untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.
Aspirasi disampaikan secara bergantian, kemudian mendapat tanggapan langsung dari anggota DPRD yang hadir. Wahidin dari Fraksi Golkar memimpin pembahasan sekaligus memberikan tanggapan bersama anggota DPRD lainnya.
Pola tersebut membuat diskusi berlangsung dua arah. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur masyarakat tidak hanya menyampaikan usulan, tetapi juga mendapat penjelasan dari anggota DPRD mengenai persoalan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam pembahasan. Di antaranya infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta kebutuhan sosial dan keagamaan.
Masukan tersebut kemudian menjadi bahan bagi DPRD dalam melihat kebutuhan pembangunan yang perlu mendapat perhatian pada pembahasan Perubahan APBD 2026.
Aspirasi Menjadi Bahan Pembahasan Anggaran
Kunjungan monitoring Dapil IV merupakan bagian dari proses DPRD menyerap aspirasi sebelum pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026.
Melalui forum tersebut, DPRD memperoleh gambaran langsung mengenai kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa. Informasi itu penting untuk melihat apakah usulan pembangunan yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Bagi pemerintah kecamatan, forum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dengan legislatif. Kondisi dan kebutuhan wilayah dapat disampaikan langsung tanpa hanya mengandalkan dokumen usulan.
Selain pertemuan, anggota DPRD juga melakukan peninjauan lapangan. Peninjauan ini memberi kesempatan kepada wakil rakyat untuk melihat langsung kondisi sejumlah kebutuhan pembangunan yang sebelumnya disampaikan dalam forum.
Masukan dari Tomoni Timur dan Tomoni selanjutnya diharapkan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan prioritas Perubahan APBD 2026.
Agenda monitoring Dapil IV berlanjut di Kecamatan Mangkutana pada Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut dijadwalkan mencakup pertemuan dan peninjauan lapangan.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

