Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Luwu Timur menggelar Pelatihan Mendongeng untuk Guru TK/PAUD se-Luwu Timur di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati, Jumat (10/10/2025).
Pelatihan ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter anak melalui metode mendongeng yang kreatif dan menyenangkan.
Pelatihan dibuka oleh Bunda PAUD Luwu Timur, Ani Nurbani Irwan, yang menekankan bahwa mendongeng menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai moral, memperkaya bahasa anak, serta mempererat hubungan emosional antara guru dan peserta didik.
“Dengan cerita yang menarik dan ekspresif, kita bisa membantu anak memahami pentingnya literasi, melatih imajinasi, dan membangun karakter tanpa terasa menggurui,” ujar Ani.
Ia menambahkan bahwa keterampilan mendongeng harus menjadi bagian dari kompetensi guru dalam menciptakan pembelajaran yang berkesan.
Selain mendukung proses pendidikan, metode ini juga sejalan dengan Visi-Misi Luwu Timur Juara dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Guru diharapkan menjadi sosok yang dirindukan dan dinanti anak-anak. Keterampilan mendongeng adalah salah satu bekal penting untuk menciptakan suasana belajar yang penuh makna,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Lutim, Muhammad Syukri, menyatakan dukungan penuh terhadap pelatihan ini karena mendongeng bukan hanya hiburan, tetapi media pendidikan yang mampu membentuk karakter sejak dini.
“Mendongeng adalah metode efektif untuk membangun imajinasi, bahasa, dan karakter anak. Kami akan terus mendorong pelatihan semacam ini agar kualitas pengajaran semakin meningkat,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Komunitas Mendongeng Mardati Makassar, Chairunnisa Latief.
Materi disampaikan secara interaktif lengkap dengan praktik mendongeng dan perpaduan lagu sehingga menciptakan suasana pelatihan yang hidup dan menyenangkan.





