Menjadi anggota legislatif rupanya menjadi dambaan sejumlah para kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Luwu Utara, tercatat ada Delapan Kepala Desa (Kades) dan Tiga perangkat desa yang mendaftarkan diri menjadi calon anggota legislatif.
Dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) ke Delapan Kades tersebut mendaftar lewat beberapa partai yaitu Rita Purwakanti, I Wayan Suta, Burhanuddin, dan Abd Sabat dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Sedang Milson dan Irwan Sute dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Sudirman dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta Muntar dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Sementara Tiga perangkat desa, Warigin dari Partai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sumardi Syamsoe dari Partai Golkar dan Zaenal Sakir Sallawe dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Ketua pokja pencalonan KPU Lutra, Amiruddin Kapeng kepada luwuraya.com, Kamis (13/6/13) mengatakan ke Delapan Kades dan Tiga perangkat desa tersebut tercatat dalam DCS, namun mereka belum melengkapi dengan surat pernyataan pengunduran diri dan surat keterangan sedang dalam proses dari pimpinan instansi yang bersangkutan.
“Sesuai form BB 7 dan form BB 5 harus dilengkapi sebagai persyaratan, sedangkan untuk penetapan pengunduran diri dapat disampaikan sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT),” kata Amiruddin.
Menurutnya, meski ditetapkan dalam DCS, namun Kades dan perangkat desa tersebut bisa saja tidak lolos dalam DCT apabila hingga tanggal 1 Agustus mendatang belum menyerahkan lampiran surat keputusan atau keterangan pemberhentian dari pimpinan instansi masing-masing.
“Mereka diberikan waktu dari tanggal 26 Juli sampai dengan 1 Agustus 2013 untuk memasukkan lampiran surat keterangan pemberhentiannya. Bila tidak, maka berkas mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat dan otomatis digugurkan,” ujarnya.
Arief Abadi
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

