Dua terduga teroris yang diamankan oleh tim dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror bersama tim Resmob Polres Luwu hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Luwu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap dua terduga tgeroris itu dilakukan sekitar pukul 18.40 Wita. Sebanyak empat orang dari Densus 88 Anti Teror, bersama 12 anggota Resmob Polres Luwu melakukan penyergapan terhadap terduga teroris bernama Chandra (32) warga Desa Radda, Kecamatan Belopa, dan Yayan Joko Wahyudi (25) alias Ardie, alias Awie, yang merupakan warga Pondok Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Luwu, AKP Dedy Setiawan mengatakan, keduanya diamankan bersama sejumlah barang bukti seperti satu kardus buku-buku agama, pisau sangkur, celurit, badik, seragam security, dan celana loreng.
“Pemeriksaan masih dilakukan, saat ini kami masih belum bisa menyimpulkan apakah kedua terkait dengan sejumlah kegiatan terorisme di tanah air atau tidak,” ujar Dedy.
Pihaknya juga tidak bersedia memberikan informasi lebih lanjut sebelum ada kesimpulan atas penyelidikan terhadap kedua terduga tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman, sementara itu juga menunggu kedatangan Kapolres Luwu yang sedang dalam perjalanan dari Makassar,” tegasnya.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

