Inspektur Tambang dan Pengawas Ketenagakerjaan masih menyelidiki kecelakaan kerja fatal yang menewaskan seorang pengemudi dump truck di area operasional PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM), Desa Pongkeru, Kecamatan Malili.
Kecelakaan tersebut terjadi di jalur hauling Kilometer 21 pada Sabtu (30/5/2026) dan menyebabkan aktivitas operasional tambang dihentikan sementara.
Pemerintah daerah menyatakan penghentian operasional dilakukan sambil menunggu hasil investigasi resmi terkait penyebab insiden.
Operasional Tambang Dihentikan Sementara
Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Luwu Timur memastikan perusahaan menghentikan aktivitas operasional setelah berkoordinasi dengan pemerintah.
Pejabat Fungsional Mediator Ahli Madya Disnakertrans Luwu Timur, Mark Ian Marion, mengatakan pihaknya langsung berkomunikasi dengan manajemen perusahaan usai menerima laporan kecelakaan.
“Pihak perusahaan melalui Kepala Teknik Tambang menghentikan sementara kegiatan operasional selama proses investigasi berlangsung sampai hasil pemeriksaan dari Inspektur Tambang dan Pengawas Ketenagakerjaan keluar,” ujar Mark Ian.
Selain menghentikan operasional, pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait selama investigasi berlangsung.
Investigasi Berlangsung Hingga 5 Juni
Tim investigasi mulai melakukan pemeriksaan lapangan sejak 2 Juni 2026.
Rangkaian pemeriksaan dan evaluasi di lokasi kejadian dijadwalkan berlangsung hingga 5 Juni 2026.
“Inspektur Tambang dan Pengawas Ketenagakerjaan akan menyusun laporan investigasi. Soal waktu memang dijadwalkan hingga 5 Juni, namun apabila butuh keterangan, sewaktu-waktu bisa diambil lagi,” katanya.
Disnakertrans menyebut investigasi tidak hanya fokus pada penyebab kecelakaan, tetapi juga mengevaluasi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 di area tambang.
Korban Tewas di Jalur Hauling
Kecelakaan kerja tersebut menyebabkan seorang pengemudi dump truck bernama Abdullah meninggal dunia.
Informasi awal menyebut kendaraan yang dikemudikan korban diduga mengalami gangguan sistem pengereman saat melintasi jalur hauling hingga akhirnya kehilangan kendali dan terbalik.
Namun demikian, aparat dan tim investigasi belum menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut.
Karena itu, pemerintah daerah meminta seluruh pihak menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum menarik kesimpulan terkait penyebab kecelakaan.
Insiden fatal di area tambang kembali memunculkan perhatian terhadap penerapan keselamatan kerja di sektor pertambangan yang memiliki risiko tinggi.
Disnakertrans memastikan pihaknya akan terus mengawal proses investigasi sampai hasil pemeriksaan selesai dan rekomendasi dikeluarkan.
Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan terkait operasional maupun evaluasi sistem keselamatan kerja di area tambang.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

