Jihadin Ajak Pelajar Luwu Timur Isi Kemerdekaan dengan Belajar dan Berkarya

Asdhar
5 Min Read
Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge saat mendapat tugas membacakan teks proklamasi, dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pendidikan Malili
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Luwu Timur menjadi momentum bagi Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge untuk mengajak generasi muda, khususnya pelajar, meneruskan semangat perjuangan melalui pendidikan, karya, dan kontribusi bagi daerah.

Pesan tersebut disampaikan Jihadin usai mendapat tugas membacakan Teks Proklamasi dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pendidikan Malili, Senin (17/8/2026).

Upacara tersebut dihadiri Bupati Luwu Timur, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta masyarakat.

Bagi Jihadin, peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut perlu menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk bangsa tetap memiliki bentuk yang berbeda pada masa sekarang.

Jika para pendahulu berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisinya melalui hal-hal yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Pelajar Punya Peran dalam Mengisi Kemerdekaan

Jihadin secara khusus mengajak para pelajar di Luwu Timur menjadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.

Menurutnya, generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan daerah. Karena itu, kesempatan memperoleh pendidikan perlu dimanfaatkan untuk membangun pengetahuan, keterampilan, karakter, serta kemampuan berkarya.

“Generasi muda adalah penerus perjuangan. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini harus diisi dengan hal-hal positif. Bagi para pelajar, salah satu bentuk perjuangan itu adalah belajar dengan sungguh-sungguh, berkarya, dan mempersiapkan diri agar kelak dapat memberikan kontribusi bagi daerah,” kata Jihadin.

Ia menilai semangat nasionalisme tidak hanya ditunjukkan melalui upacara atau kegiatan peringatan hari kemerdekaan. Semangat tersebut juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar, prestasi, kedisiplinan, serta kemauan untuk berkontribusi bagi masyarakat.

Jihadin juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Luwu Timur.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, generasi muda perlu tumbuh dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap daerah tempat mereka tinggal.

“Belajar dan berkarya adalah bagian dari cara generasi muda mengisi kemerdekaan. Tetapi tidak kalah penting adalah menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan memiliki kepedulian terhadap daerah. Luwu Timur membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan rasa tanggung jawab,” ujar Jihadin.

Dari Semangat Proklamasi ke Kerja Nyata

Tugas membacakan Teks Proklamasi dalam upacara tersebut menjadi bagian penting dari momentum yang diikuti Jihadin.

Baginya, teks Proklamasi tidak sekadar dibacakan sebagai bagian dari susunan upacara. Pesan kemerdekaan yang terkandung di dalamnya perlu diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja nyata.

Semangat para pejuang yang mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga untuk kemerdekaan, menurut Jihadin, harus menjadi inspirasi bagi generasi sekarang untuk mengambil peran sesuai bidang masing-masing.

Bagi pelajar, peran tersebut dapat dimulai dari ruang kelas, lingkungan sekolah, hingga kegiatan sosial di tengah masyarakat.

“Kalau dahulu para pahlawan berjuang untuk merebut kemerdekaan, maka tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengisinya. Anak-anak kita bisa mengambil peran melalui pendidikan, prestasi, kreativitas dan karya yang bermanfaat,” kata Jihadin.

Ia berharap semangat yang muncul dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya berlangsung selama momentum Agustus, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Sebagai pimpinan DPRD Luwu Timur, Jihadin juga menyatakan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dan generasi muda dalam mendorong pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan Luwu Timur pada akhirnya membutuhkan kontribusi berbagai kelompok masyarakat. Generasi muda yang mendapatkan pendidikan dan kesempatan untuk berkembang diharapkan dapat menjadi bagian dari proses tersebut.

“Kemajuan Luwu Timur adalah tanggung jawab kita bersama. Karena itu, mari kita jadikan kemerdekaan sebagai semangat untuk terus belajar, bekerja, berkarya dan memberikan yang terbaik bagi daerah,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Malili pun tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki tugasnya sendiri dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan.

Bagi para pelajar, tugas itu dapat dimulai dari hal sederhana: belajar dengan sungguh-sungguh, berani berkarya, menjaga persatuan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu membawa Luwu Timur semakin maju.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser