Kapolda Sulselbar: Rusuh Pemilukada Akibat Kecurangan

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Terjadinya kerusuhan dan konflik dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) dilatarbelakangi adanya kecurangan dan ketidakadilan, dan sumbernya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sulawesi Selatan dan barat, Irjenpol, Burhanuddin Andi saat melakukan silaturahim dan tatap muka dengan unsur Muspida Kabupaten Luwu, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh pemuda di aula kantor Bappeda Luwu, Selasa (23/07/13) yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama.

Dalam kesempatan itu, Kapolda mengingatkan, agar KPU, Panwaslu, Polri dan TNI tidak berpihak ke pasangan calon Bupati Luwu, karena mereka adalah wasit yang bertugas melakukan pengawasan.

“Jika tidak ada keadilan, maka pasti akan terjadi rusuh, mari kita jaga pelaksanaan pemilukada lwuu ini dengan baik, jaga kekeramatan tana Luwu ini,” ujarnya.

Mantan Kapolda Bengkulu ini juga mengancam akan mencopot Kapolres Luwu, AKBP Alan Gerrit Abast jika nantinya terbukti ada pelanggaran atau tidak bersikap netral dalam melakukan pengawasan pemilukada Luwu.

“Tidak susah untuk mencopot kapolres, hanya lima huruf ji, C-O-P-O-T, selesai,” ujarnya yang disambut tepuk tangan dari masyarakat dan Muspida yang hadir.(*)

Haswadi

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser