Pemkab Luwu Latih 90 Calon Tenaga Kerja Tambang

Asdhar
3 Min Read
Bupati Luwu, Patahudding, membuka Pelatihan Peserta Tenaga Kerja Terampil dan Tersertifikasi Matappa Academy Angkatan Pertama (Sumber: mediacenter.luwukab.go.id)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pemerintah Kabupaten Luwu mulai menyiapkan tenaga kerja lokal untuk menghadapi kebutuhan industri yang terus tumbuh. Sebanyak 90 peserta mengikuti pelatihan tenaga kerja terampil dan tersertifikasi Matappa Academy angkatan pertama di Kecamatan Bua, Senin (8/6/2026).

Program tersebut hadir di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja kompeten, terutama pada sektor pertambangan dan industri pendukung yang mulai berkembang di wilayah Luwu.

Pelatihan berlangsung selama dua bulan. Selain itu, peserta akan mengikuti pembelajaran berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Bupati Luwu, Patahudding, mengatakan penguatan keterampilan tenaga kerja lokal menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan rutin. Namun, program itu menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pelatihan ini bukan hanya sekadar peningkatan keterampilan, tetapi investasi sumber daya manusia untuk masa depan masyarakat Kabupaten Luwu,” ujar Patahudding.

Program tersebut berjalan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu, PT Masmindo Dwi Area, dan Matappa Academy.

Siapkan SDM Hadapi Kebutuhan Industri

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, mengatakan kebutuhan tenaga kerja kompeten semakin meningkat seiring perubahan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, Kabupaten Luwu kini berkembang menjadi daerah tujuan investasi dan industri.

Karena itu, peningkatan kualitas tenaga kerja lokal perlu dilakukan agar masyarakat mampu bersaing dan mengelola peluang yang tersedia.

“Kabupaten Luwu bukan lagi daerah lintasan, tetapi daerah tujuan. Karena itu, SDM harus dipersiapkan,” kata Sofyan.

Pelatihan tersebut mencakup lima bidang kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Selain pembelajaran teknis, peserta memperoleh berbagai fasilitas pendukung selama pelatihan berlangsung.

Fasilitas tersebut meliputi modul pembelajaran, akomodasi, konsumsi, seragam, BPJS Kesehatan, hingga uang saku.

Peserta juga mendapat kesempatan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Didukung Industri dan BLK

PT Masmindo Dwi Area mendukung pelaksanaan program melalui penyediaan fasilitas pelatihan serta dukungan penggunaan Balai Latihan Kerja.

Dukungan tersebut diharapkan membuat proses pembelajaran berjalan lebih optimal.

Pembukaan program dihadiri jajaran pemerintah daerah, perwakilan perusahaan, instruktur, hingga peserta pelatihan.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap program ini melahirkan tenaga kerja lokal yang profesional, tersertifikasi, dan siap memasuki dunia industri yang semakin kompetitif.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser