LUWURAYA.COM – Perjuangan seorang mahasiswi asal Luwu Timur untuk bertahan menjalani kuliah di Palopo mendapat perhatian Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam.
Mahasiswi yang kerap disapa Oliv tersebut sebelumnya meminta bantuan melalui akun TikTok @nasidaruratsulut, sebuah akun yang menjadi wadah bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat, terutama untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.
Dalam percakapan yang kemudian dipublikasikan akun tersebut, Oliv memperkenalkan dirinya sebagai warga Luwu Timur yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Andi Djemma Palopo.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya menjalani kuliah sambil bekerja menjaga sebuah kedai. Dari pekerjaan tersebut, Oliv menyebut penghasilannya sekitar Rp650 ribu per bulan.
Penghasilan tersebut harus dibagi untuk sejumlah kebutuhan. Sekitar Rp350 ribu digunakan untuk membayar kos, sementara sisanya digunakan untuk membeli kebutuhan makan seperti beras dan tempe. Oliv juga menyebut masih menyisihkan sekitar Rp100 ribu untuk dikirim kepada adiknya di kampung.
Dalam kondisi tersebut, Oliv mengaku saat itu kehabisan makanan di tempat kos. Ia juga sedang menunggu waktu menerima gaji dari pekerjaannya dan khawatir penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal.
“Alasan saya DM Kak, mau minta tolong, kan saya kuliah sambil kerja. Saya jaga kedai orang, digaji Rp650 ribu per bulan,” demikian isi percakapan Oliv yang beredar.
Ia menjelaskan bahwa biaya kuliahnya mendapat dukungan dari kampung, sementara kebutuhan yang harus ia tanggung sendiri selama berada di Palopo adalah biaya makan dan tempat tinggal.
Curhat Diketahui Bupati
Kisah Oliv kemudian mendapat perhatian Bupati Luwu Timur. Setelah melihat postingan mengenai kondisi mahasiswi tersebut, Irwan Bachri Syam berupaya mencari kontak Olivia.
Bupati kemudian menghubungi Oliv secara langsung. Dalam percakapan melalui WhatsApp, terlihat Oliv mengonfirmasi bahwa nomor yang menghubunginya merupakan nomor Bupati Luwu Timur.
Komunikasi tersebut berlanjut dengan perhatian Irwan terhadap kebutuhan Oliv selama menjalani pendidikan di Palopo.
Dalam percakapan itu, Bupati menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan dapat digunakan untuk kepentingan kuliah dan biaya hidup di Palopo.
Irwan juga berpesan agar Oliv tetap melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar sarjana.
“Usahakan kuliah sampai sarjana karena beasiswa Lutim bisa membantu,” pesan Irwan kepada Olivia.
Bupati juga mengingatkan Oliv agar terus berusaha menyelesaikan pendidikan dan membuat orang tuanya bangga.
Perhatian tersebut kemudian mendapat respons emosional dari Oliv. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan Bupati.
Oliv juga mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti baginya dalam menyelesaikan kebutuhan pendidikan yang sedang dihadapinya.
“Bapak terima kasih banyak. Banyak sekali uang kita kasih, sudah bisa saya bayar lunas uang kuliahku itu, Bapak,” tulis Oliv dalam percakapan tersebut.
Ia juga menyampaikan doa agar Bupati dan keluarganya selalu diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas.
Beasiswa Luwu Timur Bantu Biaya Pendidikan Mahasiswa
Oliv diketahui merupakan salah satu penerima beasiswa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Program ini ditujukan bagi anak-anak Luwu Timur yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Berdasarkan informasi dalam bahan, penerima beasiswa mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta setiap semester atau Rp6 juta per tahun. Dukungan tersebut diperuntukkan membantu kebutuhan pendidikan mahasiswa selama menjalani perkuliahan.
Program beasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur agar anak-anak daerah memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk mereka yang harus menempuh pendidikan di luar daerah.
Pesan Bupati agar Oliv tetap melanjutkan kuliah hingga meraih gelar sarjana sekaligus menegaskan harapan agar dukungan pendidikan yang telah diberikan dapat membantu anak-anak Luwu Timur menyelesaikan studi dan kelak memberikan manfaat bagi keluarga maupun daerah.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

