Puluhan mahasiswa dan Jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Menggungat (Amara) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Palopo, siang tadi.
Aksi ini sebagai bentuk solidaritas atas kekerasan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap mahasiswa dan jurnalis di Makassar beberapa waktu lalu.
Pantauan luwuraya.com, aksi ini diterima langsung oleh Kapolres Palopo, AKBP Muhammad Guntur. Para jurnalis pun melakukan aksi pengumpulan kartu pers sebagai simbol keprihatinan terhadap kekerasan yang dialami jurnalis.
Kepada awak media, Guntur mengungkapkan keprihatinan dan menyayangkan kekerasan yang dialami jurnalis di Makassar. Namun, dia menjamin keselamatan para jurnalis di Palopo dalam menjalankan tugas.
“Keselamatan jurnalis dan warga di Palopo, kami jamin sepanjang beraktifitas sesuai dengan koridir hukum,” tegasnya.
Aksi unjuk rasa ini pun dilanjutkan dengan long march ke Kantor DPRD Palopo untuk penyampaian aspirasi mereka.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

