Obama Plt Hanura Sulsel, Kader Nilai OSO Tidak Konsisten

Asdhar
3 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Ketua Pembinaan Daerah Wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tengah partai Hanura, Bahar Ngitung menjabat sebagai pelaksana tugas ketua DPD partai Hanura Propinsi Sulawesi Selatan menggantikan Ambo Dalle.

Pergantian Ambo Dalle sebagai 01 partai Hanura di Sulsel ini mendapat reaksi dari kalangan kader partai Hati Nurani Rakyat itu sendiri. Soalnya, pergantian Ambo Dalle sebagai ketua dinilai sepihak dan tidak berdasarkan mekanisme partai.

Kader partai Hanura Luwu Raya, Abidin Arief mengatakan, munculnya Obama sapaan akrab Bahar Ngitung sebagai pelaksana tugas partai Hanura di Sulawesi Selatan menggantikan Ambo Dalle menjadi preseden buruk bagi partai Hanura sendiri.

Menurut Abidin, ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) sendiri pernah menyampaikan kemedia soal revisi pengurus Sulsel namun revisi tersebut tidak menyentuh ketua dan sekertaris.

Namun kenyataannya, kata ketua Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat) Luwu Timur ini, revisi tersebut menyentuh ketua yakni Ambo Dalle. Ia pun menilai kalau OSO tidak konsisten dengan kalimatnya dan berupaya menghancurkan partai Hanura ini.

“Ini juga merupakan sejarah terburuk di Hanura Sulsel sebab tidak ada perpecahan dikubuh pengurus DPD serta tingkat DPC kok tiba – tiba ada Plt, Sepertinya Hanura tidak punya aturan sebab petinggi sendiri berbuat semaunya,” tegas Abidin.

Tentu, kata Abidin, negara ini akan terombang ambing jika tidak berpedoman pada Undang Undang Dasar (UUD) untuk berbuat. Begitu pula dengan Hanura jika tidak menghormati aturan dan mekanisme yang ada saat ini.

Ia pun menduga kalau dibalik ini merupakan kerja – kerja oknum eksternal Hanura dengan menggunakan tangan pengurus untuk mengacaukan Hanura agar tidak lolos dalam verifikasi faktual dalam menghadapi Pemilu 2019 serta Pilkada 2018 mendatang.

“Membesarkan partai tidaklah seperti dengn cara mengandalkan ketua, harusnya OSO sebagai negarawan harus memberikan kami contoh yang terbaik dalam berpolitik bagaimana punya etika. Pemimpin yang konsisten adalah pemimpin yang satu kata, satu perbuatan,” kata Abidin.

Jika kinerja ketua DPD Hanura Sulsel, Ambo Dalle dianggap tidak maksimal, tambah Abidin, kenapa baru saat ini dilakukan kritikan setelah mendekati Pilkada serentak 2018 mendatang.

“Saya yakin jika seperti ini cara kepemimpinan OSO maka masyarakat pasti akan tertawa mendengar partai jika disebut – sebut partai Hanura sebab tidak lagi sesuai Hati Nurani Rakyat, jangankan bergabung, jadi pengurus Hanura sendiri orang tidak akan mau karena mendengar perilaku ketua umum terhadap anggotanya,” tegas Abidin.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser