Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, melakukan pertemuan dengan Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Tbk, Budiawansyah, untuk bertukar pandangan terkait dinamika ekonomi global di tengah meningkatnya konflik internasional.
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang tamu Pangdam yang berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (13/3/2026). Kunjungan jajaran PT Vale ke Markas Kodam XIV/Hasanuddin disambut langsung oleh Pangdam bersama para pejabat utama Kodam.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai wujud hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Kodam XIV/Hasanuddin dan PT Vale Indonesia. Kedua pihak memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi mengenai berbagai dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bangun Nawoko menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan berbagai komponen bangsa, termasuk dunia usaha, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
Menurutnya, perkembangan konflik global dapat berdampak pada berbagai sektor strategis, termasuk perekonomian nasional, sehingga diperlukan kerja sama lintas sektor untuk mengantisipasi berbagai potensi dampak yang mungkin muncul.
“Berbagai dinamika global yang terjadi saat ini tentu dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi ekonomi nasional. Karena itu, diperlukan sinergi dan komunikasi yang baik antar berbagai pihak agar stabilitas tetap terjaga,” ujar Bangun Nawoko.
Ia menambahkan bahwa kerja sama yang solid antara institusi negara dan sektor swasta sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi keberlanjutan pembangunan.
Sementara itu, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog untuk membahas potensi kolaborasi antara TNI dan dunia usaha dalam mendukung stabilitas wilayah, khususnya di kawasan Sulawesi yang menjadi salah satu pusat aktivitas industri pertambangan dan investasi nasional.
PT Vale Indonesia sebagai salah satu perusahaan pertambangan besar yang beroperasi di Sulawesi dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan investasi di tengah tantangan global.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang terus diperkuat, kedua pihak berharap tercipta sinergi yang semakin solid antara institusi pertahanan negara dan sektor industri.
“Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, diharapkan tercipta situasi yang aman, kondusif, dan mampu mendukung keberlanjutan berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tambah Pangdam.





