Pasca Konflik, Warga Masih Mengungsi

Asdhar
1 Min Read
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Pasca konflik yang terjadi antara Dusun Karangan Kelurahan Bone dan Dusun Kopi-Kopi Desa Banyuurip Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara yang pecah, Sabtu (11/10/14) lalu membuat sebagian warga masih memilih mengungsi di rumah keluarga dekat.

Asmawati, Warga dusun Kopi-Kopi Desa Banyuurip mengatakan dirinya masih memilih mengungsi hingga betul-betul aman. “Saya tetap mengungsi hingga betul-betul aman daerah saya pak,” ungkap Asmawati.

Selain itu, dua orang anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan beberapa keluarga lainnya juga masih memilih mengungsi.

“Dua anak saya tidak masuk sekolah karena masih mengungsi dirumah keluarga,” ungkap Asmawati.

Sebelumnya, Konflik yang terjadi antara dusun Kopi-Kopi, Desa Banyuurit dan dusun Karangan, Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara mengakibatkan puluhan rumah warga yang terbakar, Sabtu (11/10/14) lalu.

Dalam kejadian tersebut, polisi telah mengamankan sebanyak 18 orang yang diduga ikut melakukan pembakaran. Sementara puluhan warga tersebut saat ini dalam tahanan Mapolres Luwu Timur. (*)

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser