Ispanji (35) salah seorang warga Desa Mahalona kecamatan Towuti, Luwu Timur digorok lehernya hingga nyaris putus oleh orang yang tak dikenal.
Informasi yang dihimpun, Ispanji alias panji sebelumnya tengah beristirahat di halte bus Enggano Towuti pada Minggu (12/10/14) malam kemarin. Tiba-tiba korban tersebut didatangi oleh dua orang tak dikenalnya, entah mengapa dua orang ini langsung menggorok leher si korban hingga nyaris putus.
Kapolsek Towuti Iptu Made Silpa kepada awak media membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua pelaku misterius ini dalam pengejaran aparat kepolisian.
“Kita tengah mengejar pelaku tersebut,” ungkap Made.
Made menceritakan, sebelumnya korban bermaksud ingin membeli handpone, usai membeli handpone, korban mampir dihalte dengan niat ingin membuat air kecil, tiba-tiba dua orang yang tak dikenal menghampirinya dan langsung menggorok leher korban hingga nyaris putus.
“Saat ini korban tengah dirawat di rumah Sakit PT Vale,” ungkap Made. (*)
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

