Bukan Sekadar Baris-Berbaris, Paskibraka Lutim Ditempa Jadi Calon Pemimpin

Asdhar
4 Min Read
Peserta Paskibra Luwu Timur (Sumber: Dinas Kominfo SP Luwu Timur)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris dan kesiapan menjalankan tugas pada upacara kenegaraan. Di Luwu Timur, proses pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka 2026 juga diarahkan untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan generasi muda.

Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Paskibraka Kabupaten Luwu Timur 2026 resmi dimulai di Aula Wisma Trans Malili, Sabtu (1/8/2026).

Pembukaan dilakukan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Luwu Timur, Indra Fawzy, yang mewakili Bupati Luwu Timur. Prosesi pembukaan ditandai dengan penyematan perlengkapan latihan kepada dua perwakilan peserta, Reno Herdiansyah Katemba dari SMA 4 Lutim dan Atifah Zhifanka dari SMAN 2 Lutim.

Bagi pemerintah daerah, pemusatan latihan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan putra-putri terbaik daerah untuk menjalankan tugas sebagai Paskibraka sekaligus mendapatkan pengalaman pembentukan karakter.

Indra Fawzy menekankan bahwa proses pendidikan dan pelatihan tersebut tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan teknis saat mengibarkan bendera.

“Saya menitip pesan kepada para pelatih agar membina putra-putri terbaik Luwu Timur ini secara maksimal. Kita ingin melahirkan calon pemimpin yang berkarakter, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” tegas Indra.

Pesan tersebut menempatkan masa pelatihan sebagai proses yang lebih luas dari sekadar mempersiapkan peserta menghadapi upacara. Para calon Paskibraka diharapkan membawa nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, dan semangat kebangsaan yang mereka dapatkan selama mengikuti pembinaan.

Delapan Pelatih Gabungan Gembleng Peserta

Selama masa pemusatan latihan hingga 18 Agustus 2026, calon Paskibraka Luwu Timur akan mendapatkan pembinaan dari delapan pelatih gabungan.

Komposisinya terdiri dari empat personel TNI Angkatan Darat, satu personel TNI Angkatan Laut, dan tiga personel Polri.

Kehadiran pelatih dari unsur TNI dan Polri menjadi bagian dari proses pembinaan yang menekankan kedisiplinan, ketahanan, kekompakan, serta kesiapan peserta dalam menjalankan tugas.

Namun, Indra juga mengingatkan bahwa kesiapan Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik.

Menurutnya, kondisi kesehatan fisik dan mental perlu dijaga sepanjang proses pemusatan latihan. Peserta harus mampu mengikuti seluruh tahapan pembinaan dengan baik agar siap menjalankan tugas pada hari pelaksanaan upacara.

Karena itu, peserta diminta menjaga kondisi tubuh sekaligus mengikuti arahan para pelatih selama proses pendidikan dan pelatihan berlangsung.

Di sisi lain, proses tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk membangun pengalaman bekerja dalam tim. Sebagai Paskibraka, mereka tidak menjalankan tugas secara individual, melainkan harus mampu menjaga kekompakan dan menjalankan tanggung jawab bersama.

Dengan pola pembinaan tersebut, pengalaman menjadi anggota Paskibraka diharapkan tidak berhenti ketika rangkaian upacara selesai.

Nilai kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap bangsa diharapkan dapat menjadi bekal yang dibawa para peserta dalam kehidupan mereka sebagai pelajar maupun ketika kelak mengambil peran di tengah masyarakat.

Selain pembukaan diklat tingkat kabupaten, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan dua pelajar Luwu Timur yang berhasil lolos sebagai perwakilan ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Ananda Dzakki dari SMAN 3 Lutim dan Ziti Zulqayda dari SMAN 7 Lutim.

Keduanya menjadi bagian dari capaian pembinaan Paskibraka Luwu Timur di tingkat yang lebih tinggi.

Pembukaan diklat turut dihadiri Kepala Kesbangpol Luwu Timur Salam Latief, jajaran Kesbangpol, tim pelatih, pendamping, serta Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI).

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser