Kapolres Tegaskan Insiden Pelemparan Rumah Ibadah di Palopo Bukan Teror

Asdhar
2 Min Read
-Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma (Sumber: IG/polrespalopo_official)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

Polres Palopo menegaskan bahwa insiden pelemparan yang mengenai salah satu rumah ibadah di Kota Palopo bukan merupakan aksi teror, melainkan dampak dari tawuran antar kelompok pemuda yang terjadi di sekitar lokasi.

Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma mengatakan pihak kepolisian telah melakukan penanganan serta penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

“Kami tegaskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan aksi teror. Itu adalah dampak dari perkelahian antar pemuda yang saling lempar batu sehingga mengenai rumah warga termasuk rumah ibadah yang berada di sekitar lokasi,” ujar AKBP Dedi Surya Dharma.

Menurutnya, lokasi kejadian memang merupakan kawasan yang sebelumnya kerap terjadi aksi saling lempar antar kelompok pemuda.

Namun situasi di wilayah tersebut disebut sempat kondusif sejak akhir 2025 sebelum kembali terjadi bentrokan beberapa hari lalu.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolres memastikan pihaknya akan serius menangani kasus tersebut dan terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Apabila pelaku berhasil kami identifikasi dan tangkap, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berpotensi memicu keresahan publik.

Warga Diminta Aktif Laporkan Tawuran

Selain melakukan penyelidikan, Polres Palopo juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi keamanan lingkungan.

Warga diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas kelompok pemuda yang kerap melakukan tawuran.

“Masyarakat juga dapat segera menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110 apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Insiden pelemparan tersebut terjadi di wilayah Desa Lappo, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.

Dalam beberapa hari terakhir, warga mengaku resah karena aksi pelemparan batu disebut kerap terjadi pada malam hari hingga mengenai rumah ibadah dan sejumlah rumah warga di sekitar lokasi.

Warga juga melaporkan adanya penggunaan panah dalam aksi tersebut, sehingga memicu kekhawatiran terhadap situasi keamanan lingkungan.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser