Pemkab Luwu Timur Dorong Perempuan Lebih Berdaya lewat Sosialisasi di Malili

Asdhar
3 Min Read
Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan PPA, Ramlah Muhammad Djono Sanusi, membuka sosialisasi di Aula Kantor Desa Lakawali, Malili (Sumber: dinaskominfo lutim)
×

Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Anda akan dialihkan ke halaman SociaBuzz resmi kami untuk memberikan dukungan.

Buka Halaman Dukungan

LUWURAYA.COM — Pemkab Luwu Timur dorong perempuan lebih berdaya melalui sosialisasi peningkatan partisipasi di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi yang dilaksanakan pada Rabu 4 November 2026 di Aula Kantor Desa Lakawali, Kecamatan Malili.

Kegiatan diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) dan dihadiri peserta dari lima desa – Lakawali, Lakawali Pantai, Manurung, Tarabbi, dan Atue – meliputi organisasi perempuan, pelaku UMKM, kelompok wanita, kelompok pemudi desa, serta perempuan dari kelompok rentan.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan PPA, Ramlah Muhammad Djono Sanusi, dan diikuti Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Harisah Suhardjo, serta Perwakilan StC, Rosiana Amin, yang masing‑masing menyampaikan materi terkait partisipasi perempuan.

Penekanan pada pentingnya pemberdayaan perempuan

Ramlah menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan harus dimulai dengan membuka ruang dan kesempatan yang lebih luas agar perempuan dapat terlibat aktif dalam berbagai aspek pembangunan. “Perempuan harus diberikan kesempatan untuk berkembang, menyampaikan aspirasi, dan terlibat dalam pengambilan keputusan. Mereka bukan hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan itu sendiri,” ujarnya.

Ia menambah bahwa peningkatan partisipasi tidak cukup hanya lewat pemahaman kesetaraan gender, melainkan memerlukan penguatan kapasitas, perlindungan hukum, serta peluang mengembangkan potensi dan kemandirian ekonomi.

Ramlah juga menyoroti peran strategis organisasi perempuan sebagai penggerak pemberdayaan dan mitra pemerintah dalam memperluas jangkauan program perlindungan serta pemberdayaan di masyarakat. “Harapan kami, melalui kegiatan ini perempuan semakin percaya diri untuk mengambil peran, mengembangkan usaha, serta berani terlibat dalam berbagai bidang. Kemandirian perempuan akan memberikan dampak positif, bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.

Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Harisah Suhardjo, memberikan materi tentang pentingnya peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, menekankan peran perempuan dalam proses legislasi dan pengambilan kebijakan daerah.

Rosiana Amin, perwakilan StC, menyampaikan praktik baik Program GrowHer yang bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan di bidang hukum, sosial, dan ekonomi melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan akses ke layanan hukum.

Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk meningkatkan keberanian dalam pengambilan keputusan, memahami hak‑hak hukum, serta mengembangkan usaha yang adaptif dan berkelanjutan, sehingga pemberdayaan perempuan dapat berkontribusi nyata pada pembangunan Luwu Timur.

Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

Share This Article
PNFPB Install PWA using share icon

For IOS and IPAD browsers, Install PWA using add to home screen in ios safari browser or add to dock option in macos safari browser