LUWURAYA.COM — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mendengarkan langsung berbagai aspirasi petani, nelayan, serta kebutuhan infrastruktur pada Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian Program Strategis Kementerian Pertanian yang digelar di Desa Lera, Kecamatan Wotu, Selasa 3 November 2026.
Dalam sesi tersebut, petani menyoroti kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung aktivitas pertanian dan perikanan, yang menurut Bupati menjadi prioritas pengisian.
Bupati menanggapi dengan menegaskan, “Saya minta, petani dan nelayan diprioritaskan pengisian BBM. Insya Allah minggu depan sudah ada edarannya,” sambil menekankan pentingnya kelancaran suplai BBM bagi sektor utama ekonomi daerah.
Bantuan Traktor untuk Kelompok Tani
Kelompok Tani Harapan Makmur mengajukan permohonan bantuan satu unit traktor; Irwan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menyediakan traktor tersebut setelah memastikan traktor lama tidak lagi dapat dipakai.
“Kita memberikan alat dan mesin pertanian berdasarkan kebutuhan. Kita harus memastikan bantuan yang diberikan memang diperlukan dan bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian,” tuturnya.
Irwan menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan, melainkan pada komitmen aktif penyuluh, petani, dan seluruh pihak terkait.
Acara tersebut dihadiri oleh 134 penyuluh pertanian, Ketua Komisi I DPRD, Sukman Sadike, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa se‑Kabupaten Luwu Timur, serta perwakilan kelompok tani dari seluruh wilayah.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang terhubung dengan tanam perdana Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM‑AAS), yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah ke depan.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

