Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo bertindak cepat dalam menangani bencana longsor yang terjadi di darah ini. Seperti bencana longsor di Latuppa, kecamatan Mungkajang, Pemkot Palopo menerjunkan satu unit alat berat juga memindahkan material tanah yang menimbun badan jalan di Km 8 Latuppa tersebut.
Pantauan luwuraya.com, alat berat yang diturunkan itu mulai bekerja sejak pagi hari. Meski begitu, warga yang ingin melintas diimbau untuk tetap waspada, sebab retakan tanah masih terlihat dan rawan terjadi longsor susulan.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Palopo, Ansir Ismu mengatakan pihaknya meminta kepada warga untuk berhati-hati untuk melintasi daerah rawan longsor itu disaat hujan terjadi.
“Karena daerah tersebut memang masuk dalam kawasan rawan longsor, maka kami imbau kepada warga untuk waspada jika melintas, apalagi disaat hujan terjadi,” ujar Ansir. (b)
Asdhar
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

