LUWURAYA.COM — Menjelang tampil di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional 2026, dua pelajar Luwu Timur mendapat pesan khusus dari Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade. Ia meminta keduanya menjaga kesehatan dan pola makan selama mengikuti kompetisi.
Pesan itu disampaikan Ramadhan saat menerima dua atlet pelajar tersebut di ruang kerjanya, Jumat (14/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi keduanya untuk berpamitan sekaligus meminta doa dan restu sebelum bergabung dengan kontingen Sulawesi Selatan.
“Jaga kesehatan, jaga pola makan, dan semoga dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Luwu Timur dan Provinsi Sulawesi Selatan,” pesan Ramadhan.
Dua pelajar yang akan tampil di O2SN nasional itu adalah Azhyzhyah Jazilah dari SMP Negeri 1 Malili dan Muhammad Sabiq El Fathin dari SMP Negeri 2 Malili.
Azhyzhyah akan bertanding pada cabang atletik putri, sedangkan Sabiq akan turun pada cabang pencak silat putra.
Keduanya berhak mewakili Sulawesi Selatan setelah meraih medali emas pada O2SN tingkat provinsi.
Dua Juara Sulsel Bawa Nama Luwu Timur
Azhyzhyah Jazilah atau Zhyzhy meraih juara pertama cabang Atletik Putri SMP pada O2SN tingkat Sulawesi Selatan yang berlangsung di Makassar, 6–10 Juli 2026.
Sementara itu, Muhammad Sabiq El Fathin menjadi juara pertama cabang Pencak Silat Putra SMP. Prestasi tersebut mengantarkan keduanya menjadi wakil Sulawesi Selatan pada tingkat nasional.
Keberhasilan mereka menjadi bagian dari capaian kontingen Luwu Timur yang meraih 10 medali pada O2SN tingkat Sulawesi Selatan 2026.
Raihan tersebut terdiri atas dua medali emas, tiga medali perak, dan lima medali perunggu dari sejumlah cabang olahraga.
Dua emas yang diraih Azhyzhyah dan Sabiq sekaligus membuka jalan bagi keduanya untuk bersaing dengan pelajar berprestasi dari berbagai daerah di tingkat nasional.
Ramadhan meminta keduanya tidak hanya fokus pada pertandingan, tetapi juga menjaga kondisi fisik selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Semoga kedua atlet mampu menampilkan kemampuan terbaiknya dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ucapnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kesiapan bertanding tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis. Kondisi tubuh dan pola makan juga penting bagi pelajar yang harus menjalani rangkaian kompetisi.
Bertanding di Depok 17–23 Agustus
O2SN tingkat nasional jenjang SMP/MTs/sederajat berlangsung 17–23 Agustus 2026 di Balai Besar Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV BISPAR), Kota Depok, Jawa Barat.
Sebelum berangkat, kedua atlet akan menuju Makassar untuk bergabung dengan kontingen Sulawesi Selatan. Selanjutnya, mereka mengikuti rangkaian perjalanan dan kegiatan kontingen menuju lokasi pelaksanaan O2SN nasional.
Dalam audiensi tersebut, Ramadhan juga secara resmi melepas kedua atlet mewakili Bupati Luwu Timur.
Keduanya didampingi Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur Lisnah, Kepala Seksi Ketenagaan SMP Agus Salim, serta Kepala SMP Negeri 1 Malili Agustati.
Keikutsertaan Azhyzhyah dan Sabiq di tingkat nasional menjadi pengalaman penting bagi pembinaan prestasi pelajar Luwu Timur. Mereka tidak hanya membawa hasil pembinaan dari sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kontingen Sulawesi Selatan di panggung nasional.
Bagi Luwu Timur, keberangkatan keduanya menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana potensi pelajar daerah mampu bersaing di level nasional. Apa pun hasil pertandingan nanti, pengalaman tersebut dapat menjadi modal bagi keduanya untuk terus berkembang di bidang olahraga yang mereka tekuni.
Luwuraya berkomitmen untuk terus berdiri sebagai rumah informasi yang jujur dan objektif bagi masyarakat luas. Namun, kami tidak bisa berjalan sendirian. Kami memanggil semangat gotong royong khas kita. Jika hari ini berita kami pernah menemani, mengedukasi, atau memberi manfaat untukmu, sudilah kiranya meluangkan sedikit rezeki untuk "mentraktir kopi" tim di balik layar.

