Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Produktifkan Lahan Tidur 30 Ha, DPRD Siapkan Rp90 M
News

Produktifkan Lahan Tidur 30 Ha, DPRD Siapkan Rp90 M

Redaksi
Redaksi Published 5 Maret 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Lahan persawahan yang sudah beralih fungsi dan tidak pruduktif di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) cukup luas. Untuk dua kecamatan saja yaitu, Kecamatan Sukamaju dan Mappedeceng luas lahan tidur mencapai 1.930 hektar.

Demi mewujudkan obsesi Pemerintah Luwu Utara (Lutra) sebagai salah satu daerah penyangga beras di Sulsel, DPRD Lutra menyiapkan anggaran Rp90 miliar untuk mengolah lahan tidur yang tersebar di Lutra.

“Sawah yang sudah beralih fungsi dan tidak produktif lagi di seluruh wilayah Lutra sangat luas. Makanya kita akan upayakan semua lahan tidur dikembalikan lagi menjadi lahan produktif,” kata Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Karimuddin, (5/3/13).

Menurutnya, dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, maka yang dibutuhkan adalah perbaikan sektor pertanian. Sebab, masyarakat Luwu Utara didominasi petani. Olehnya itu, pendapatan masyarakat didominasi dari hasil pertanian.

Apabila sektor pertanian dibenahi, maka ekonomi masyarakat akan bergerak. Menyadari kondisi ini, legislator PAN ini, berupaya supaya Pemkab Lutra segera mengolah lahan tidur seluas 1.930 hektar di Kecamatan Sukamaju dan Mappideceng.

“Kita telah menyiapkan anggaran Rp90 miliar di APBD Lutra 2013. Anggaran tersebut, kita siapkan untuk membiayai pengolahan lahan tidur seluas 30 hektar di Sukamaju dan dalam rangka mengolah lahan tidur, Pemerintah bersama DPRD Lutra menyepakati membenahi irigasi yang ada di Lutra,” ujar mantan aktivis IMM Palopo ini.

Alumni STAIN Palopo ini menyebutkan juga biaya yang digunakan untuk mengolah kembali lahan tidur menjadi produktif setiap hektar mencapai Rp3 juta. Lahan tidur yang paling luas di Luwu Utara berada di daerah Mappideceng. Luas lahan sawah yang tidak produktif di Mappideceng mencapai 1.400, namun di tahun 2012 ini baru 75 hektar yang digarap.

Areif Abadi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Terkait Pemotongan Gaji, PNS di Luwu Ancam Demo

Polisi Tetapkan Satu Orang Tersangka Pembakaran

Pemerhati Lingkungan Realisasikan Proyek Sanitasi

Warga Minta Pemdes Harapan Turut Andil Tangani Sampah di Laut Lampia

Enam Fraksi Setujui Penetapan Ranperda Menjadi Perda

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article DPRD Apresiasi Rencana Pemkab Tata Kota Masamba
Next Article Ini Hasil Konsultasi DPRD terkait P4D Desa Dandang

You Might Also Like

Metro

PKK Lutim Gelar Monitoring Rumah Gizi di 21 Desa Lokus Stop Stunting

13 Agustus 2025
Metro

Verifikasi Honorer K-2, Pemkab Lutim Libatkan LSM dan Jurnalis

15 April 2013
Hukum

Inspektorat Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana PT LTG untuk Politik Pilkada 2024

25 Oktober 2025
News

Akramuddin Pimpin KNPI Larompong versi Kanita

2 Maret 2020
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?