Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Desak Ungkap Dalang Rusuh Palopo, PNS Demo Polisi
Hukum

Desak Ungkap Dalang Rusuh Palopo, PNS Demo Polisi

Redaksi
Redaksi Published 8 April 2013
Share
2 Min Read
SHARE

Ratusan Pegawai Negeri Sipil di lingkup Pemerintah Kota Palopo, mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Palopo, Senin (8/4/13) siang tadi. Kedatangan para PNS itu ke Mapolres Palopo guna mendesak pihak kepolisian mengungkap otak dibalik insiden pembakaran Kantor Wali Kota Palopo, serta kantor pemerintah dan swasta lainnya, dalam peristiwa kerusuhan Palopo, beberapa waktu lalu.

Pantauan luwuraya.com, tampak dalam barisan demonstrasi damai itu sejumlah pejabat eselon II, ikut serta dalam aksi long march tersebut. Mereka diantaranya yakni Kepala Dinas kelautan dan perikanan (DKP) Kota Palopo Andi Fatahillah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo Ishak Iskandar, Kepala Dinas Kesehatan Syamsul, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam aksinya, mereka menuntut pihak kepolisian untuk serius dalam mengungkap otak dibalik perisitwa kerusuhan Palopo beberapa waktu lalu, serta memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku kerusuhan tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palopo, Andi Nur Palullu yang juga ikut dalam barisan aksi mengatakan kerugian yang dialami daerah akibat aksi demonstrasi tersebut terbilang cukup besar.

“Harus ada yang bertanggung jawab dalam insiden kerusuhan Palopo yang merugikan daerah sebesar Rp121 miliar tersebut, polisi kami desak untuk tidak main-main dalam memproses kasus ini,” kata Nur Palullu.

Dia bahkan menilai, polisi belum berhasil mengungkap aktor utama di balik kerusuhan Palopo tersebut, dan hanya menangkap orang-orang yang diduga hanya pelaku di lapangan saja.

Dalam aksi itu, para PNS juga menyerahkan surat pernyataan sikap yang ditanda tangani langsung oleh Wali Kota Palopo PA Tenriadjeng, dan Wakil Wali Kota Palopo Rahmat Masri Bandaso yang isinya mendesak polisi untuk segera memproses berkas pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka, agar secepatnya dapat dilanjutkan ke persidangan.

Usai melakukan aksinya di Mapolres Palopo, massa melanjutkan aksi serupa ke Kantor Kejaksaan Negeri Palopo guna menyampaikan hal yang sama. (b)

Asdhar

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Warning Tembak di Tempat, Massa Mulai Mundur

Program ‘Siapa Mau Kerja Apa’, Pemkot Palopo Siap Bekali Warga Dengan Skill

Tabrak Motor, Pengendara Nissan Serena Melarikan Diri

Dua DPO Tawuran di Lutra Dilumpuhkan Polisi

Tunggakan Listrik di Luwu Raya Mencapai Rp6,6 Miliar

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Banjir Genangi Kota Palopo
Next Article Endang: Polisi Masih Selidiki Dalang Kerusuhan Palopo

You Might Also Like

Ekonomi

Supir AKDP di Palopo Sudah Naikkan Tarif

18 November 2014
Hukum

Diduga Kongkalikong, Polisi Periksa Ketua Pokja ULP Lutim

31 Agustus 2014
Hukum

Gara-Gara Lahan, Warga Ini Tewas Dibacok

27 Oktober 2014
Ekonomi

Perawatan Jalan Berlubang di Palopo Terkendala Anggaran

26 Mei 2014
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?