Bencana longsor kembali terjadi. Kali ini bencana tanah amblas itu terjadi di tiga titik di Kabupaten Luwu Timur, tepatnya di Jl Poros Malili-Sorowako, yang juga kerap digunakan sebagai akses jalan operasional PT Vale Indonesia.
Informasi yang dihimpun, bencana longsor terjadi sekitar pukul 05.00 Wita, di tiga titik yakni di Desa Karebbe, kecamatan malili, tepatnya di Km 40, dan di Desa balambano, Kecamatan Wasuponda yakni di Km 38 dan 39.
Bencana longsor ini terjadi di saat hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak malam tadi. Meski begitu, aktifitas PT Vale Indonesia tetap berjalan dan tidak terganggu dengan adanya bencana longsor ini.
Tampak juga petugas lapangan PT Vale Indonesia langsung turun ke lokasi dengan dibantu dua unit alat berat guna membuka material tanah yang menimbun badan jalan.
“Kendaraan operasional PT Vale Indonesia tetap jalan, meski harus mengantri dahulu karena hamper setengah badan jalan tertutup material longsong,” ujar Arief, salah seorang petugas civil road PT Vale Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur Asyhar mengatakan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan manajemen PT Vale Indonesia, terkait penanganan bencana longsor di daerah itu.
“Kami tidak turun ke lokasi, hanya sebatas koordinasi, karena wilayah longsor masih masuk dalam wilayah PT Vale Indonesia, namun jika dirasa dibutuhkan, kami akan turun ke sana,” ujar Asyhar. (b)
Alpian Alwi