Adanya informasi diberbagai media tentang rencana pemerintah pusat menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mulai terasa dampaknya di tengah masyarakat. Meski belum ada penetapan kenaikan harga BBM namun kondisi ini memicu kenaikan harga barang di sejumlah pasar tradisonal di Kabupaten Luwu Utara (Lutra).
Pantauan luwuraya.com, di Pasar Sabbang pada Minggu (12/5/13), harga gula pasir yang sebelumnya dijual sekitar Rp 580 ribu persak sekarang naik menjadi Rp630 ribu persak.
Dewi (45), pedagang sembako di Pasar Sabbang, Kecamatan Sabbang, Lutra, mengatakan, kenaikan harga gula bersamaan dengan ramainnya informasi rencana pemerintah pusat menaikan harga BBM bersubsidi.
Menurutnya, saat ini ia menjual gula pasir seharga Rp 14.000 per kg padahal sebelumnya ia mengecernya seharga Rp 12.000 per kg.
“Selain itu, harga barang yang juga naik yaitu mie instan. Rata-rata dari berbagai merk mie instan yang kami ambil dari distributor harganya sudah naik. Kenaikannya setiap dosnya sekitar Rp 5.000,” kata Dewi.(*)
Arief Abadi




