Rencana pemerintah untuk menaikkan Harga Bahan bakar Minyak (BBM) bulan Juni mendatang dipastikan akan berdampak pada kenaikan tarif angkutan umum. bahkan sejumlah sopir angkutan umum trayek Palopo-Belopa mulai resah, pasalnya kenaikan harga BBM tersebut akan berdampak buruk pada pendapatn mereka.
Arul, sopir angutan Belopa-Palopo mengatakan, jika rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM dan disetujui DPR-RI makan pendapatn mereka akan menurun. meskipun tarif angkutan naik.
“Walapun tarif angkutan ikut naik, tapi tetap akan memberikan penagruh negatif, salah satunya adalah kenaikan harga onderdil kendaraan yang pasti akan ikut naik juga,” kata Arul.
Aruk menambahkan, harusnya pemerintah memikirkan sisi lain dari dampak kenaikan harga BBM tersebut. menurutnya subsidi silang yang akan diberikan tidak menjadi jaminan akan mengurangi pengaruh kenaikan harga BBM.
“Kalau rencana untuk melakukan mogok itu belum bisa kami pastikan, itu tergangantung kesepakatan teman-teman sopir,” ujarnya.(*)
Haswadi




