DPRD Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mendesak Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Lutra untuk segera memberikan bantuan kepada korban banjir di Desa Lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta. Seperti diketahui wilayah Desa Lembang-lembang dan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Baebunta kembali diterjang luapan sungai rongkong, Senin (13/5/13).
Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam musibah ini, namun kerusakan yang dialami warga mencapai ratusan juta rupiah. Dimana sawah dan kebun mereka rusak disapu banjir yang diperkirakan mencapai satu meter tersebut.
“Keadaan masyarakat di Desa Lembang-lembang dan desa sekitarnya saat ini memang sangat memprihatinkan, beberapa aktivitas untuk mengakses kebutuhannya sehari-sehari terhambat akibat banjir ini. Maka dari itu BPBD harus jeli melihat keadaan ini, apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata Wakil Ketua DPRD Lutra, Andi Sukma, Senin (13/5/2013).
Menurutnya, selain perkebunan dan persawahan terendam banjir, rumah penduduk juga banyak yang rusak setelah tergenang air. Selain itu sarana trasportasi sungai warga berupa ponton turut hanyut akibat banjir beberapa waktu lalu.
“Warga terpaksa di rumah saja, karena tidak ada aktifitas yang bisa mereka lakukan. Karena itu DPRD minta Pemerintah untuk dapat memberikan bantuan kepada warga, terutama sarana air bersih dan bahan makanan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Andi Eviana mengatakan bahwa pemerintah dalam hal ini BPBD telah terjun memberikan bantuan kepada warga.
“Kami juga ingin menyampaikan agar masalah banjir ini tidak hanya ditangani pihak BPBD, saya kira sejumlah SKPD seperti Dinsos terkait didalamnnya, dan beberapa SKPD lainnya ikut berperan serta membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya, seraya menambahkan, masalah banjir bukan saja urusan BPBD tapi kita semua harus terjun membantu.
Arief Abadi




