Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Dana Sertifikasi Guru di Luwu Digunakan untuk Kepentingan Politik?
Metro

Dana Sertifikasi Guru di Luwu Digunakan untuk Kepentingan Politik?

Redaksi
Redaksi Published 14 Mei 2013
Share
1 Min Read
SHARE

Pembayaran dana sertifikasi untuk 2300 Guru di Kabupaten Luwu untuk tahun 2012 hingga saat ini urung dilakukan, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kabupaten Luwu berkilah bahwa dana tersebut tidak mencukupi untuk dibayarkan kepada ribuan Guru bersertifikasi di Luwu.

Namun, belakangan ini beredar isu yang menyebutkan bahwa dana sertfikasi Guru senilai Rp 21 miliar dipinjam oleh pejabat tertentu di Kabupaten Luwu untuk kepentingan politik.

Kepala Dikmudora Luwu, Andi Fahri yang coba dikonfirmasi terkait isu tersebut , tida berhasil. Sejumlah stafnya mengatakan, Andi fahri sedang melayat  di rumah keluarganya di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga

Ratusan Rider Ramaikan Event Trail di Latimojong

“Pak Kadis sudah dalam perjalanan menuju Belopa, beberapa hari yang lalu ke Sultra untuk melayat di rumah mertuanya,” kata salah seorang stafnya.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Luwu, Sitti Haridsah menampik isu tersebut, menurutnya pihak DPRD Luwu sudah memanggil Dikmudora Luwu untuk membicarakan pembayaran dana sertifikasi yang molor.

“Kalau isu tentang digunakan untuk kepentingan politik kami tidak dengar, dan kami juga sudah memanggil Dikmudora agar menjelaskan terkait belum dibayarkannya dana tersebut,” kata Haridsah.(*)

Haswadi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Bupati Lutim Apresiasi Grand Final Duta Wisata 2026 di Malili

Luwu Timur Siap Punya Charging Station, Bupati Teken MoU Kendaraan Listrik

Irwan Bachri Syam Minta Dukungan PT Vale Kembangkan Wisata Sorowako

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Dua Putra Luwu Timur Wakili Sulsel di Kejurnas Taekwondo

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Kejari Malili Lidik Dugaan Penyelewengan Dana PNPM-MP
Next Article Dikmudora Luwu Jamin Tidak Ada Dana Sertifikasi Dipinjamkan

Rekomendasi Berita lainnya

Ekonomi

Halalbihalal Bersama Forkopimda, PT Vale Perkuat Sinergi Bangun Luwu Timur

18 April 2026
Ekonomi

MIND ID Andalkan PT Vale Dorong Rantai Pasok Baterai EV

17 April 2026
Hukum

Aparat Tindak Dugaan Perambahan Hutan di Wilayah Konsesi PT Vale

17 April 2026
Ekonomi

Komisi XII DPR RI Apresiasi Langkah PT Vale Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

17 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?