Kebakaran yang menghanguskan Toko Grosir mainan anak-anak di Jl Batara diduga disebabkan akibat hubungan arus pendek listrik. Polisi yang melakukan identifikasi awal menyimpulkan kebakaran tersebut akibat arus pendek listrik.
Kanit Reskrim Polsek Wara, IPTU Ade Cristian Manapa membenarkan jika kebakaran tersebut disebabkan arus pendek listrik.
“Berdasarkan keterangan saksi dan pemilik rumah, kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek listrik,” kata Cristian.
Sedangkan Robi, pemilik Toko Mulia Jaya mengaku kaget saat, orang berteriak kebakaran, dan asap masuk di ruang toko bagian depan.
“Saya kaget saat Sekering Listrik turun dan bunyi, lalu ada asap masuk di ruang depan toko dan orang-orang berteriak kebakaran,”jelasnya.
Menurutnya saat terjadi kebakaran dia hanya tinggal bertiga dengan karyawannya, sementara karyawan lainnya sudah pulang.
Saat dikonfirmasi Robi mengatakan bahwa kerugian hanya berkisar satu juta.
“Kerugian saya hanya sekitar satu juta saja,”paparnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Wara Iptu Chris Manapu yang ditemui di TKP mengatakan bahwa kejadian diduga arus pendek.
“Sesuai penuturan pemilik toko bahwa dirinya kaget saat sekering turun dan lalu ada api, maka dugaan sementara yakni karena arus pendek,”bebernya.
Mengenai kerugian yang dialami, Chris mengatakan bahwa diperkirakan mencapai Rp3juta.
“Walaupun pemiliknya mengatakan Rp1juta tetapi hasil analisa kami memperkirakan Rp3juta,”terangnya.(*)
Amran Amir




