Kapolres Luwu Timur AKBP Rio Indra lesmana melakukan langsung penangkapan terhadap satu unit mobil berikut juga supirnya yang diduga telah melakukan tindakan penimbunan BBM jelang kenaikan harga BBM, Rabu (15/4/13).
Kepada luwuraya.com, Rio menceritakan, awalnya dirinya usai menghadiri acara peletakan batu pertama di Tambangan, Kecamatan Mangkutana. Saat melintas di depan SPBU Usuu, Kecamatan Malili, dirinya melihat sebuah mobil Isuzu Panther dengan nomor polisi DD 1425 MZ yang dicurigai mengangkut kayu illegal.
“Rasa curiga sehingga kendaraan itu langsung saya hentikan dijalan. Setelah saya periksa ternyata mobil itu memakai tangki rakitan dengan memuat BBM jenis solar sebanyak 200 liter dan akhirnya saya langsung kawal menuju kantor,” ungkap Rio.
Sementara itu, dihadapan penyidik, supir Panther, Fadli (16) mengakui jika dirinya sudah empat kali melakukan pengisian BBM jenis solar di SPBU Ussu tersebut, dengan tiap kali pengisian mengangkut 50 liter.
“Sudah empat kali saya melakukan pengisian BBM di petamina Ussu. Satu kali pengisian kami lakukan sebanyak 50 liter. Rencananya solar itu saya akan bawah ke rumah untuk kembali di ecer,” ungkap Fadli.
Sesuai informasi yang dihimpun, mobil yang tertangkap tersebut diduga milik salah satu oknum polisi berinisial (Ra). Penyidik juga masih menyelidiki keterlibatan oknum polisi itu terkait dugaan aksi penimbunan BBM.
Alpian Alwi




