Pembebasan lahan pembangunan gardu Induk (GI) yang berlokasi di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, akan segera dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur (Lutim).
Dalam perencanaan pembebasan lahan ini, Pemkab Lutim menyiapkan anggaran sebesar Rp2,2 miliar yang berasal dari APBD Kabupaten Luwu Timur tahun 2013.
Ketua Panitia Pembebasan Lahan GI Wotu, Bahri Suli mengatakan dengan pembangunan GI di Kabupaten Luwu Timur itu, diharapkan ke depan krisis listrik yang melanda daerah itu akan segera teratasi. “Lokasi pembangunan lahan pembangunan gardu induk 150 kV saat ini telah tersedia di Desa Cendana Hijau, Kecamatan Wotu, dengan luas lahan 37.625 meter persegi,” ujar Bahri.
Menurut Bahri, pembebasan lahan ini akan dilakukan terhadap 11 orang pemilik lahan.
Pembangunan GI Wotu awalnya direncanakan akan dibangun pada awal tahun 2013 lalu. Namun, pembangunan yang direncanakan akan dikerjakan oleh PT PLN Cabang Palopo itu terkendala karena pemerintah belum menuntaskan pembebasan lahan dengan warga.
Pembangunan GI di Wotu ini dilakukan bertujuan untuk menyelesaikan masalah pemadaman listrik yang kerap melanda daerah ini disebabkan tidak adanya Gardu Induk yang ada di daerah itu. Selain GI Wotu, PT PLN Cabang Palopo juga merencanakan untuk membangun GI di Kecamatan Malili.
Manajer PT PLN Cabang Palopo Novalince Pamuso mengatakan dengan dibangunnya GI Wotu, diharapkan permasalahan listrik di Kabupaten Luwu Timur bisa segera teratasi. Sesuai informasi yang dihimpun, pembangunan GI Wotu akan memakan anggaran sebesar Rp148 miliar, yang bersumber dari APBN 2012. (b)
Alpian Alwi




