Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu Utara (Lutra) mengamankan Dua orang warga yang diduga terlibat dalam rencana penyerangan ke Desa Buangin yang mengakibatkan salah seorang anggota TNI terkena tembakan senjata rakitan.
Kedua warga tersebut yakni Trisno Bandu, pemuda dari Kelurahan Marobo, dan Irpan alias Ippang pemuda Desa Torpedo Jaya, Kecamatan Sabbang yang pada saat kejadian terlihat turut dalam rombongan pemuda yang hendak melakukan penyerangan ke Desa Buangin, namun dapat dihalau aparat keamanan yang bersiaga di perbatasan kedua desa yang bertikai.
“Saat ini kami mengamankan dua orang pemuda untuk dimintai keterangannya terkait tertembaknya Sertu Lasarus. Keduanya diduga ada dalam rombongan yang hendak menyerang ke Desa Buangin,” kata Kasat Reskrim Polres Lutra, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abd Nur Adnan, pada Luwuraya.com, Senin (20/5/13).
Menurutnya selain mengamankan dua warga, Polres Lutra juga mengamankan dua unit motor yang ditenggarai digunakan pelaku yang hendak menyerang. “Selain itu sejumlah nama yang diduga terlibat telah kami kantongi dan saat ini sedang dalam pengejaran,” ujarnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Konflik antar warga Desa Buangin dan Desa Torpedo Jaya, kembali memakan korban. Kali ini satu anggota TNI, Sertu Lasarus terpaksa dilarikan ke RSUD Andi Jemma Masamba, karena terkena tembakan senjata rakitan tradisional jenis papporo saat menghalau warga Desa Torpedo Jaya yang hendak menyerang ke Desa Buangin, pada Sabtu (18/5/13) lalu.
Arief Abadi




