Tim Evaluasi Standard Operational Procedure (SOP) telah mengevaluasi pihak instansi pada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Senin (20/5/13) pagi tadi.
Ketua Tim Evaluasi SOP Luwu Timur, Andi Suridahti mengatakan evaluasi memang sudah menjadi keharusan, pasalnya SOP merupakan metode terbaik yang dimiliki organiasasi dalam menjalankan operasionalisasi pekerjaannya.
Melalui SOP ini, nantinya dapat dijadikan acuan untuk mengukur beban kerja setiap individu dalam menyelesaikan pekerjaannya sehingga lebih efektif dan efisien.
“Akan tergambar jelas beban kerja setiap aparatur yang dapat dijadikan acuan dalam pemberian tambahan penghasilan diluar gaji pokok. SOP yang telah ada ini nantinya wajib di berian Surat Keputusan (SK) kan, sehingga dapat menjadi payung hukum dan mengikat seluruh aparatur,” ungkap Suridahti yang juga Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Selatan.
Kabag Organisasi dan Kepegawaian, Pemkab Lutim, Asmasari mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi sebelummnya dimana Agenda ini merupakan sarana dalam rangka mengetahui sejauh mana penyusunan SOP Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sehingga dapat di evaluasi untuk mengetahui kelemahan pelaksanaan SOP.
Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler mengatakan Penerapan SOP secara konsisten, akan berdampak positif terhadap peningkatan pelayanan dan kinerja birokrasi pemerintah menjadi semakin efektif dan efisien.
Penerapan SOP akan selalu menjadi acuan bagi aparat pemerintah untuk melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku dan target kinerja yang telah ditentukan.
“Saya harap kegiatan evaluasi dan pembinaan seperti ini, secara berkala, rutin dilakukan mengingat lingkungan organisasi pasti mengalami perubahan, sehingga dinamika organisasi juga pasti berubah, karena itu, penyempurnaan terhadap SOP perlu terus dilakukan,” Ungkap Husler.
Alpian Alwi




