Dipenghujung tahun 2014, Jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kabupaten Luwu Timur menorehkan sejumlah penghargaan yang diraih baik ditingkat Provinsi Sulawesi Selatan maupun tingkat Nasional.
Penghargaan diserahkan Asisten Ekonomi Pembangunan, Muh Abrinsyah disela-sela upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Bakti PU ke 69 dan Hari Nusantara Tahun 2014 di halaman Kantor Bupati, Rabu (17/12).
Mereka yang menerima penghargaan antara lain, petugas teladan Operasional dan Jaringan Irigasi Tingkat Provinsi, Juara pertama diraih Hadi Sugianto, pengamat Kalaena Kiri mendapatkan satu unit Tropi dan Komputer Pc, Juara kedua diraih Abdul Rahman selaku Juru Bendung mendapatkan tropi dan Laptop satu unit.
Selanjutnya petugas teladan Operasional dan Jaringan untuk jaringan irigasi rawa diraih A.W Hangdika juara pertama selaku pengamat rawa tambak mendapatkan tropi dan satu unit computer PC sementara untuk kategori juru, juara pertama diraih Nurhalis juru rawa tambak Malili. Selain juara tingkat Provinsi, Nurhalis juga berhasil meraih juara tiga nasional dan mendapatkan tropi dan satu unit Motor Honda CBR satu unit.
Selain jajaran dinas pekerjaan umum, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman juga berhasil meraih juara ketiga tingkat provinsi sebagai penyelenggara kinerja terbaik bidang penataan ruang tahun 2014 yang langsung diterima Kadis Tarkim, Budiman.
Mewakili Bupati, Asisten Ekonomi Pembangunan, Muh Abrinsyah mengatakan momentum peringatan ini dapat kita jadikan tonggak untuk bersatu padu memacu semangat dan pengabdian kita dalam menghadapi beban tugas dan tanggung jawab serta tantangan kedepan yang semakin berat.
“Saya berharap, semoga prestasi yang telah saudara-saudara raih dapat lebih meningkatkan kinerja dan pengabdian saudara dalam masyarakat sebagai pelayan yang bisa diandalkan,” ungkapnya.
Selain hari Bakti PU ke 69, kata Abrinysah kita juga memperingati Hari Nusantara Tahun 2014. Sejalan dengan peringatan ini saya mengajak kita semua untuk menjadikan bidang kelautan sebagai arus utama pembangunan nasional sebagaimana visi bapak Presiden RI, Joko Widodo.
“Kita harus menghasilkan model pembangunan terintegrasi bagi kepulauan terluar dan atau terpencil untuk mewujudkan Indonesia menjadi Negara maritim yang mampu mengelola potensi sumber daya alam laut secara sustainable, untuk kesejahteraan masyarakat dan disegani dunia,” tutupnya.




