Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » DPRD Minta Koperindag Pantau Pasar
News

DPRD Minta Koperindag Pantau Pasar

Redaksi
Redaksi Published 22 Mei 2013
Share
2 Min Read
SHARE
Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi rencananya akan efektif berlaku mulai akhir Juni mendatang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) meminta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Lutra untuk terus aktif memantau sejumlah pasar tradisional di Lutra untuk mencegah kenaikan harga yang tinggi.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Golkar DPRD Luwu Utara, Andi Suriadi, Rabu (22/5/13). Menurutnya Dinas Koperindag harus lebih sigap Apalagi harga beberapa kebutuhan ibu rumah tangga dan bahan kebutuhan pokok mulai naik di sejumlah pasar tradisional di Lutra.

“Kita minta Dinas Koperindag agar terus melakukan pemantauan ke pasar untuk melihat langsung kenaikan sejumlah harga sembako di pasaran jelang rencana kenaikan harga BBM subsidi,” kata Suriadi.

Ia juga menyampaikan bahwa sejauh ini harga sejumlah komoditi sembako sudah mengalami kenaikan dan belum ada tanda-tanda penurunan harga, sehingga membuat masyarakat terbebani. Agar permasalahan ini tidak berlarut-larut dan tidak terkontrol pihak terkait harus segera mengawasi.

“Kenaikan harga sejumlah kebutuhan sembako sudah berlaku di sejumlah pasar di Lutra. Kenaikannya mencapai 20 persen,” ujarnya.

Pantauan di Pasar Sentral Masamba, sejumlah barang yang mengalami kenaikan harga diantaranya gula pasir putih yang awalnya Rp12.000 perkg naik menjadi Rp14.000 per kg. Untuk sayuran seperti Tomat dari Rp8.000 kg menjadi Rp12.000 kg, Kol dari Rp4000 menjadi Rp6000 per kg, Wortel dari harga Rp10.000 naik menjadi Rp12.000 per kg dan cabe dari harga sebelumnya Rp20.000 per kg kini naik menjadi Rp25.000 per kg. Sementara harga telur ayam awalnya Rp25.000 per rak kini naik menjadi Rp28.000 per raknya.
Areif Abadi

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Awasi PNS, Panwaslu Lutra Siagakan 516 PPL

Diduga Bermasalah, Polisi Usut Proyek Pembangunan Dikbudparmudora Lutim

Korban Puting Beliung di Palopo Terima Bantuan dari Pemerintah

Produksi Tanaman Pangan di Lutim Meningkat Signifikan

Bahaya Penyalahgunaan Ketamin di Kalangan Generasi Z

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Ditabrak Bus, Mobil Daihatsu Taruna Terseret Sejauh 25 Meter
Next Article Hingga Siang Ini, Masih Ada Partai Belum Lengkapi Berkasnya

You Might Also Like

Metro

Kominfo Lutim Mutahirkan Data Menara Telekomunikasi

26 Maret 2014
Hukum

Menghalau Kekeringan, Polisi Terjunkan Water Cannon

30 Oktober 2015
News

Tekan Kemiskinan, DPRD Alokasikan Dana APBD Cukup Besar

19 April 2013
Metro

Keliling Indonesia Hanya Bermodalkan Cangkul dan Sekop

9 Desember 2013
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?