Siapa sangka, untuk bisa berkeliling indonesia para lelaki bertubuh kekar dan berotot ini hanya bermodalkan cangkul dan sekop saja. Ranu (41) pria asal Surabaya, Jawa Timur ini mengaku sudah empat tahun berkeliling di seantero wilayah Indonesia, dari sabang sampai merauke.
“Saya menafkahi anak istri dari penghasilan sebagai buruh galian jaringan perusahaan telekomunikasi, berpindah-pindah tempat, jadi bisa keliling Indonesia,” ujar Ranu, saat ditemui luwuraya.com usai memasang pipa jaringan di Jl Opu Tosappaile, Palopo, Senin (9/12/13) siang tadi.
Ranu menceritakan, perusahaan tempatnya bekerja sudah menyediakan fasilitas tempat tinggal dan biaya transportasi. Biasanya, Ranu bersama 50 rekan seprofesinya menetap di satu daerah paling lama 14 hari, tergantung dari lamanya waktu pemasangan pipa jaringan.
“Dalam sehari kami memasang 25 hingga 30 batang pipa, satu pipa berukuran satu meter dan kami diupah Rp 10 ribu/meternya,” katanya.
Sebelum memasang pipa jaringan, Ranu bersama rekannya terlebih dahulu menggali tanah sedalam 1,5 meter. Setelah itu, barulah dipipa jaringan dipasang dengan cara mengebor tanah horizontal menuju lubang berikutnya yang berjarak Sembilan meter dari lubang sebelumnya.
“Alhamdulillah, pekerjaan ini sudah terasa ringan, berbagai tantangan dan suka duka tentunya ada, namun demi sesuap nasi, harus kami lakukan, yang penting halal buat anak istri,” tuturnya.(*)




