Luwuraya.comLuwuraya.comLuwuraya.com
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
Font ResizerAa
Luwuraya.comLuwuraya.com
Font ResizerAa
Cari
  • Berita
    • Metro
    • Hukum
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Luwu Timur
    • DPRD Luwu Timur
  • Wisata
    • Budaya
    • Kuliner
    • Rekreasi
  • Infografis
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Hoby
    • Komunitas
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
    • Opini
    • Sport
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Beranda » Berita » Wali Kota Palopo Didesak Akomodir Seluruh K-2
Metro

Wali Kota Palopo Didesak Akomodir Seluruh K-2

Redaksi
Redaksi Published 10 September 2014
Share
3 Min Read
SHARE

Puluhan honorer Kategori 2 (K-2) Kota Palopo, mendatangi Kantor DPRD Kota Palopo, Selasa (9/9/14) siang tadi. Mereka mendesak DPRD Palopo memfasilitasi agar Wali Kota Palopo, Judas Amir dapat menerbitkan Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM), sebagai syarat pengusulan honorer K-2 diangkat menjadi PNS.

Perwakilan honorer K-2, Sunil mengatakan kebijakan Pemerintah Kota palopo yang hanya mengirimkan 49 nama Honorer K-2 untuk bias diangkat sebagai PNS, dinilai sebagai tindakan yang keliru. Pasalnya, mereka menilai masih banyak honorer yang dianggap layak untuk diusulkan, disbanding 49 nama yang disetujui oleh pemerintah.

“Dari 49 nama yang diusulkan, ternyata tidak lebih baik dari kami yang tidak dikirim namanya, bahkan ada yang lebih baik,” ujar Sunil.

Baca Juga

Bupati Lutra Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas Sawah

Dia pun menegaskan, jika desakan mereka itu karena persoalan hidup dan harapan para honorer agar bias berkarir sebagai PNS.

Sementara itu, Asisten I Pemerintah Kota Palopo, Hatta To Parakkasi yang juga hadir dalam pertemuan dengan para honorer menjelaskan jika pengusulan nama honorer K-2 ke pemerintah pusat yang hanya berjumlah 49 orang itu disebabkan karena anjuran Wali Kota Palopo yang tegas dan tidak ingin melanggar aturan.

“Kami telah melakukan verifikasi atas 463 honorer K-2 yang sebelumnya diumumkan oleh Panselnas. Verifikasi itu melibatkan pihak Inspektorat Palopo dan kepolisian, dimana hasilnya ditemukan banyak persyaratan yang dipegang oleh para honorer itu cacat hokum,” ujarnya.

Dia mencontohkan, terdapat sejumlah honorer yang menggunakan syarat yakni SK yang diterbutkan tahun 2005. Padahal, unit satuan perangkat daerahnya baru terbentuk pada tahun 2006. “banyak juga yang tidak memiliki SK asli, alias fotocopy atau hasil scaning, selain itu juga banyak pejabat yang bertanda tangan pada SK tersebut tidak mau bertanggung jawab atas keabsahan SK yang dipegang oleh honorer,” ujar Hatta.

Sebelumnya, Inspektorat Palopo merilis Hasil verifikasi Lanjutan K-2 yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, disebutkan jika terdapat 287 honorer K-2 yang tidak dapat dipertanggung jawabkan keabsahan SK yang dimiliki.

Sejumlah permasalahan dalam verifikasi berkas honorer K-2 itu diantaranya yakni belum terbentuknya SKPD penerbit SK pada tahun 2005 meskipun telah diakui oleh pejabat yang bersangkutan, diakui oleh pejabat pembuat SK namun tidak dapat menunjukkan SK asli, nama K-2 tidak diakui oleh pejabat pembuat SK dan SKPD belum terbentuk pada tahun 2005, pejabat pembuat SK belum menanda tangani BAP, honorer K-2 yang tidak hadir disaat verifikasi, honorer K-2 yang meninggal dunia, mengundurkan diri, dan juga tidak melampirkan SK Pengangkatan Honorer tahun 2005.

Baca Juga Berita Rekomendasi Lainnya

Kasi Bimas Islam Kemenag Palopo Ajak Profesional Lanjut Studi di Pascasarjana UIN Palopo

Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ Sulsel 2026

15 Peserta Asal Luwu Timur Lolos Final MTQ Sulsel 2026 di Maros

Sekda Lutim Tegaskan Disiplin Jam Kerja ASN

Gratis dan Lengkap, Rumah Singgah Lutim Ringankan Beban Keluarga Pasien

Share This Article
Facebook X Copy Link Print
Previous Article Atlet Paralimpic Ini Minta Pemerintah Perhatikan Kontingen Asal Lutra
Next Article Pelamar CPNS di Lutim Capai 504 Orang

Rekomendasi Berita lainnya

Metro

Kurangi Penumpukan Pasien, RSUD I Lagaligo Operasikan IGD Modern

15 April 2026
Metro

Pemkab Luwu Timur Percepat Integrasi Call Center 112 untuk Respons Darurat

15 April 2026
Metro

RSUD I Lagaligo Target Pertahankan Akreditasi Paripurna Jelang Penilaian 2027

6 April 2026
1
Opini

Tambang Emas Latimojong: Antara Harapan Ekonomi dan Ancaman Lingkungan

1 April 2026
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Menu
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Pengaduan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?