RSUD I Lagaligo terus memperkuat komitmennya dalam menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien dengan menargetkan mempertahankan predikat akreditasi “Paripurna” pada survei akreditasi mendatang tahun 2027.
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, RSUD I Lagaligo telah mengikuti kegiatan bimbingan akreditasi yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 1–2 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh standar pelayanan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur RSUD I Lagaligo, Irfan, menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan bagian penting dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.
“Akreditasi ini menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa seluruh pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat telah memenuhi standar mutu dan keselamatan pasien. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan secara konsisten,” ujarnya.
Ia menambahkan, bimbingan akreditasi menjadi momentum evaluasi internal bagi seluruh jajaran rumah sakit, baik dari aspek pelayanan medis, manajemen, hingga sistem pendukung lainnya.
Menurut Irfan, mempertahankan akreditasi Paripurna membutuhkan kerja sama seluruh elemen rumah sakit, termasuk tenaga medis, tenaga kesehatan, dan manajemen, agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Harapan kami tentu tidak hanya mempertahankan predikat Paripurna, tetapi juga memastikan bahwa standar tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah persiapan yang dilakukan sejak dini, RSUD I Lagaligo optimistis dapat kembali meraih hasil terbaik pada survei akreditasi 2027, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Kabupaten Luwu Timur.




