Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan terus dilakukan RSUD I Lagaligo dengan mengoperasikan gedung baru Instalasi Gawat Darurat (IGD) Umum dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK). Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi penumpukan pasien sekaligus mempercepat penanganan kasus kegawatdaruratan.
Direktur RSUD I Lagaligo, Irfan, mengatakan bahwa pengoperasian gedung IGD modern ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.
Menurutnya, selama ini salah satu tantangan utama yang dihadapi rumah sakit adalah keterbatasan kapasitas tempat tidur di IGD, yang berdampak pada proses rujukan pasien dari puskesmas (PKM).
“Dengan gedung IGD baru ini, kami berharap kasus pasien yang tidak bisa dirujuk akibat keterbatasan tempat tidur dapat diminimalisir,” ujar Irfan, Rabu (17/4/2026).
Ia menjelaskan, fasilitas baru tersebut tidak hanya menambah kapasitas tempat tidur, tetapi juga menghadirkan lingkungan pelayanan yang lebih nyaman, baik bagi pasien maupun tenaga medis.
Selain itu, integrasi layanan IGD dengan unit PONEK juga menjadi keunggulan tersendiri. Layanan ini memungkinkan penanganan cepat dan terpadu untuk kasus kegawatdaruratan ibu dan bayi, sehingga dapat menekan risiko komplikasi serta meningkatkan keselamatan pasien.
Lebih lanjut, Irfan menegaskan bahwa kehadiran gedung baru ini merupakan bagian dari komitmen RSUD I Lagaligo dalam memperkuat sistem rujukan layanan kesehatan di Luwu Timur.
“Kami berharap dengan fasilitas ini, pelayanan kesehatan di RSUD I Lagaligo semakin optimal, respons terhadap pasien lebih cepat, dan kualitas layanan terus meningkat,” tambahnya.




